Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN drone yang diduga terkait Iran memicu kebakaran di kapal tanker minyak Kuwait di Pelabuhan Dubai, Uni Emirat Arab, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk. Insiden itu menambah daftar serangan terhadap kapal niaga sejak konflik regional memanas.
Perusahaan Kuwait Petroleum Corporation (KPC) menyatakan tanker Al-Salmi yang tengah berlabuh diserang dan mengalami kerusakan disertai kebakaran di atas kapal.
“Kapal tanker Al-Salmi terkena serangan saat berlabuh, menyebabkan kerusakan dan kebakaran di kapal,” demikian keterangan KPC dilaporkan Al Jazeera.
Otoritas Dubai mengonfirmasi adanya serangan drone pada malam hari namun menegaskan situasi berhasil dikendalikan dengan cepat. Api yang sempat berkobar berhasil dipadamkan oleh tim tanggap darurat.
“Serangan drone terhadap tanker minyak Kuwait terjadi semalam dan telah berhasil ditangani. Tidak ada kebocoran minyak maupun korban luka,” ujar pernyataan resmi otoritas setempat.
Meski demikian, KPC sempat mengingatkan potensi tumpahan minyak di perairan sekitar. Hingga kini, proses penilaian kerusakan kapal masih berlangsung.
Data pelayaran menunjukkan kapal tersebut membawa sekitar dua juta barel minyak dari Kuwait dan Arab Saudi, dengan tujuan akhir Qingdao, Tiongkok.
Insiden ini terjadi setelah serangkaian ledakan terdengar di Dubai sejak Senin petang hingga Selasa dini hari.
Serangan terhadap Al-Salmi menjadi bagian dari pola serangan terhadap kapal dagang di Teluk dan Selat Hormuz sejak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pecah pada akhir Februari.
Sebelumnya, kapal kontainer milik Yunani di lepas pantai Arab Saudi juga melaporkan dua proyektil jatuh di dekatnya. Sementara itu, kapal kargo Thailand yang terkena serangan di dekat Selat Hormuz dilaporkan masih dalam kondisi lumpuh, dengan tiga awak belum ditemukan. (H-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved