Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK Hizbullah menyebut mereka menghancurkan delapan tank Merkava Israel di Desa Taybeh di Libanon selatan, Rabu (25/3), saat bentrokan dengan pasukan Israel di sepanjang perbatasan.
Hizbullah kemudian melaporkan bahwa pihaknya menargetkan pasukan yang ditugaskan untuk mengevakuasi kendaraan yang hancur dan mengangkut korban luka, dengan melepaskan rentetan roket dan serangan artileri.
Sebelumnya pada hari yang sama, Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Dia juga menyerukan persatuan nasional dan menolak seruan pelucutan senjata di tengah permusuhan yang sedang berlangsung.
Hizbullah memasuki konfrontasi dengan Israel sejak 2 Maret dengan menembakkan roket dari Libanon selatan, untuk pertama kalinya sejak penerapan gencatan senjata pada 27 November 2024. Hal itu mendorong Israel untuk melancarkan kampanye militer intensif yang menargetkan beberapa area di seluruh Libanon. (Ant/P-3)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak mendekati sejumlah wilayah strategis, termasuk Sungai Litani, Lembah Salhani, dan kawasan Slouqi.
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
Militer Israel konfirmasi keaslian foto tentaranya hancurkan patung Yesus di Libanon selatan. Insiden ini memicu kecaman keras dari berbagai pihak.
Pasukan PBB (UNIFIL) melaporkan tank Merkava Israel sengaja menabrak kendaraan mereka di Libanon Selatan. Simak kronologi dan dampaknya di sini.
Pemerintah Jerman mengecam keras serangan yang menewaskan tiga personel UNIFIL asal Indonesia di Libanon dan mendesak semua pihak menahan diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved