Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN kemitraan antara Rusia dan Iran dilaporkan memasuki babak baru yang lebih agresif. Berdasarkan laporan intelijen Barat yang dirilis oleh Financial Times (FT), Rusia dikabarkan hampir menyelesaikan pengiriman bertahap yang mencakup drone, obat-obatan, dan bahan pangan ke Iran.
Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya nyata Moskow untuk menjaga mitra strategisnya tetap bertahan di tengah situasi konflik yang kian memanas. Menurut dua pejabat yang telah menerima pengarahan intelijen, diskusi rahasia mengenai pengiriman drone ini dimulai hanya beberapa hari setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Teheran pada 28 Februari lalu.
Proses pengiriman bantuan ini dilaporkan telah dimulai sejak awal Maret 2026 dan ditargetkan rampung pada akhir bulan ini. Selama ini, Moskow memang dikenal memiliki hubungan erat dengan Teheran, namun dukungan yang diberikan biasanya terbatas pada citra satelit, data target, dan bantuan intelijen.
Jika laporan ini terkonfirmasi, pengiriman persenjataan seperti drone akan menjadi bukti pertama bahwa Moskow bersedia memberikan dukungan mematikan (lethal support) kepada Iran sejak awal pecahnya ketegangan besar di kawasan tersebut.
Meskipun laporan FT ini belum dapat diverifikasi secara independen, pihak Kremlin segera memberikan tanggapan. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, saat ditanya mengenai pengiriman drone ke Iran, memberikan jawaban diplomatis namun ambigu.
"Ada banyak hoaks yang beredar saat ini. Satu hal yang benar adalah kami terus melanjutkan dialog kami dengan kepemimpinan Iran," ujar Peskov.
Di sisi lain, pengamat militer menilai kebutuhan Iran saat ini bukan sekadar kuantitas, melainkan kualitas teknologi. Antonio Giustozzi, peneliti senior di Royal United Services Institute, menyoroti bahwa Iran mungkin sedang mengincar teknologi yang lebih mutakhir dari Rusia.
"Mereka tidak butuh lebih banyak drone. Mereka butuh drone yang lebih baik. Mereka mengejar kemampuan yang lebih canggih," kata Giustozzi.
Hingga saat ini, komunitas internasional terus memantau pergerakan logistik antara kedua negara tersebut, mengingat potensi dampaknya terhadap stabilitas keamanan di Timur Tengah dan dinamika geopolitik global. (The Guardian/Z-2)
Presiden Korsel Lee Jae-myung menyebut aksi drone ilegal ke Korea Utara sebagai tindakan ceroboh yang memicu ketegangan militer tak perlu.
Fitur unggulan dari drone Antigravity A1 seperti Sky Genie memungkinkan manuver sinematik otomatis, serta Deep Track yang mampu mengunci subjek secara cerdas dalam perekaman 360.
Inovasi swarm drone ini hadir untuk mengoptimalkan efisiensi dan akurasi pemantauan tanaman di lingkungan terkendali.
Warga Bahrain juga diminta menjauhi lokasi yang mengalami kerusakan atau benda mencurigakan.
Video geolokasi terbaru menunjukkan sistem pertahanan udara AS berusaha mencegat serangan drone dan roket di dekat Kedubes AS di Baghdad.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved