Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik yang belum sepenuhnya mereda.
Wacana pengelolaan bersama Selat Hormuz antara Amerika Serikat dan Iran membuka babak baru dalam hubungan kedua negara yang selama ini berada dalam ketegangan berkepanjangan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut jalur strategis tersebut akan dikendalikan bersama, seiring kemajuan negosiasi dengan Teheran. Pernyataan itu mengindikasikan adanya peluang kerja sama terbatas di tengah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
"Itu akan dibuka segera. Akan dikendalikan bersama. Saya dan Ayatollah, siapa pun Ayatollah-nya, siapa pun Ayatollah berikutnya," ujar Trump sebagaimana dikutip dari CNN.
Rencana tersebut dinilai menjadi langkah tidak lazim mengingat hubungan Washington dan Teheran selama ini diwarnai sanksi ekonomi, tekanan militer, serta persaingan pengaruh di kawasan.
Selain itu, skema kendali bersama juga berpotensi memengaruhi keseimbangan geopolitik di Timur Tengah, terutama terhadap sekutu Amerika Serikat seperti Israel yang selama ini memandang Iran sebagai ancaman utama.
Trump menegaskan bahwa komunikasi dengan pihak Iran menunjukkan perkembangan positif dan melibatkan figur-figur yang dinilainya kredibel dalam struktur internal negara tersebut.
"Kami sedang berurusan dengan beberapa orang yang saya anggap sangat masuk akal, sangat solid. Orang-orang di dalam tahu siapa mereka, mereka sangat dihormati, dan mungkin salah satu dari mereka akan menjadi sosok yang tepat seperti yang kita cari," tuturnya.
Di sisi lain, Selat Hormuz memiliki posisi vital sebagai jalur utama distribusi energi global. Setiap perubahan mekanisme pengelolaan di kawasan ini berpotensi berdampak langsung pada stabilitas pasar minyak dunia.
Dengan latar konflik yang belum sepenuhnya berakhir, realisasi rencana tersebut masih akan sangat bergantung pada keberlanjutan negosiasi serta dinamika politik internal di masing-masing negara. (H-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Sebanyak 415 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam operasi melawan Iran. Konflik meningkat sejak serangan gabungan AS-Israel pada Februari.
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Kasus ini bermula dari rapuhnya harmonisasi komunikasi di ruang digital
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved