Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan sikap keras negaranya terhadap tekanan Amerika Serikat (AS). Ia menyatakan bahwa Iran tidak akan pernah memenuhi tuntutan AS untuk menyerah tanpa syarat dan siap terus mempertahankan diri selama diperlukan.
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas gertakan Presiden AS Donald Trump pada Jumat lalu, yang menegaskan tidak akan menandatangani perjanjian apa pun dengan Teheran kecuali sebuah "penyerahan tanpa syarat".
“Kami tidak pernah menyerah. Kami tidak akan menyerah tanpa syarat, dan kami akan terus melawan selama diperlukan," tegas Araghchi dalam wawancara dengan penyiar NBC News, Minggu (8/3).
Araghchi menekankan bahwa posisi Iran saat ini adalah bentuk pembelaan kedaulatan yang mutlak. Ia menyatakan bahwa segala bentuk tekanan tidak akan menggoyahkan prinsip dasar negara tersebut.
"Kami terus mempertahankan diri dan kami membela wilayah kami, rakyat kami, serta martabat kami. Martabat kami tidak untuk diperjualbelikan,” lanjut Araghchi.
Terkait peluang diplomasi, Araghchi menambahkan bahwa Iran menilai situasi saat ini masih terlalu dini untuk membahas syarat-syarat gencatan senjata dengan Washington. Menurutnya, fokus utama haruslah pada penghentian konflik secara total.
“Harus ada pengakhiran perang secara permanen. Dan selama hal itu belum tercapai, saya pikir kami perlu terus berjuang demi rakyat kami dan keamanan kami,” ujarnya. (Ant/Sputnik/RIA Novesti-OANA/P-4)
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah serangan udara Israel menewaskan 14 warga sipil. PM Netanyahu sebut Hizbullah melanggar gencatan senjata.
Upaya damai Iran-AS di ambang kegagalan setelah Trump membatalkan utusan ke Pakistan. Menlu Iran Abbas Araghchi kini menuju Rusia untuk bertemu Putin.
Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu pimpinan militer Pakistan di Islamabad untuk membahas kelanjutan perundingan Iran-AS melalui jalur diplomasi tidak langsung.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuding Amerika Serikat sebagai penyebab gagalnya perundingan damai di Islamabad.
Menlu Iran Abbas Araghchi mengkritik keras AS karena membiarkan serangan Israel di Libanon berlanjut di tengah gencatan senjata. Simak selengkapnya.
Dalam pernyataan tersebut, Arab Saudi menyatakan harapan agar permusuhan di kawasan tersebut dihentikan secara menyeluruh.
Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi tegaskan tidak butuh gencatan senjata dan siap hadapi invasi darat AS.
Teheran tidak memiliki agenda untuk membuka ruang dialog dengan Washington selama intimidasi masih menjadi instrumen utama kebijakan luar negeri AS.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa militer Iran kini jauh lebih siap menghadapi konflik bersenjata dibandingkan medio Juni lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved