Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Iran menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi konfrontasi militer jika Amerika Serikat (AS) terus melontarkan ancaman dan tekanan terhadap kedaulatan mereka.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Teheran tidak memiliki agenda untuk membuka ruang dialog dengan Washington selama intimidasi masih menjadi instrumen utama kebijakan luar negeri AS.
Menurutnya, negosiasi hanya bisa terwujud jika landasannya adalah kesetaraan, bukan pemaksaan kehendak.
"Kami tidak memiliki rencana untuk berbicara dengan pejabat Amerika. Negosiasi tidak bisa didikte. Jika satu pihak memaksakan permintaan, itu bukan lagi diplomasi," ujar Araghchi seperti dikutip dari Iran International.
Araghchi memperingatkan bahwa kekuatan militer Iran saat ini berada pada titik puncak. Ia mengklaim kesiapan tempur Teheran jauh lebih besar dibandingkan saat menghadapi ketegangan pada Juni lalu.
Ia juga menyoroti risiko besar jika AS memutuskan untuk melakukan intervensi langsung. Langkah tersebut dinilai akan merusak status quo kawasan dan memicu eskalasi konflik yang jauh lebih luas dari sekadar perang bilateral.
"Siapa pun yang berani menyerang, kami pastikan akan mendapat respons yang sangat kuat," tegasnya.
Selain kesiapan perang, Iran juga menutup pintu rapat-rapat bagi negara asing yang ingin mengusik program pertahanan domestik mereka. Araghchi menggarisbawahi bahwa pengembangan teknologi rudal dan sistem pertahanan udara merupakan kedaulatan mutlak yang tidak dapat ditawar.
"Rudal dan sistem pertahanan Iran tidak akan pernah menjadi subjek negosiasi apa pun," pungkas Araghchi.
Guna mengimbangi ketegangan dengan Barat, Teheran kini dilaporkan terus memperkuat koordinasi dengan mitra regional.
Langkah itu diambil untuk membangun kerangka kerja kolektif demi menjaga stabilitas kawasan di tengah bayang-bayang konflik terbuka. (H-2)
Upaya damai Iran-AS di ambang kegagalan setelah Trump membatalkan utusan ke Pakistan. Menlu Iran Abbas Araghchi kini menuju Rusia untuk bertemu Putin.
Dalam pernyataan tersebut, Arab Saudi menyatakan harapan agar permusuhan di kawasan tersebut dihentikan secara menyeluruh.
Menlu Iran Abbas Araghchi tegas menolak tuntutan "penyerahan tanpa syarat" dari Donald Trump. Iran pilih terus melawan demi martabat dan keamanan rakyatnya.
Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi tegaskan tidak butuh gencatan senjata dan siap hadapi invasi darat AS.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa militer Iran kini jauh lebih siap menghadapi konflik bersenjata dibandingkan medio Juni lalu.
Desakan untuk mengakhiri perselisihan dengan konfrontasi militer total daripada menempuh jalur diplomasi.
Pemerintah Iran memamerkan drone jarak jauh Arash dan rudal dalam rali nasional.
Pasca-pernyataan Donald Trump, pejabat Iran dan komando militer tertinggi Teheran beri peringatan keras. Rudal balistik kini dipamerkan di berbagai kota.
Serangan udara di Provinsi Alborz, dekat Teheran, menewaskan 18 orang termasuk dua anak. Puluhan lainnya terluka di tengah konflik Iran yang kian memanas.
Iran meluncurkan rudal balistik ke Israel, sebabkan kerusakan dan korban luka. Israel membalas dengan serangan udara ke Teheran.
Serangan itu terjadi di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Iran dan negara-negara di kawasan Teluk. Dalam beberapa hari terakhir, Teheran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved