Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang mencapai puncaknya pada awal 2026, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) atau Sepah-e Pasdaran berdiri sebagai aktor sentral yang menentukan arah geopolitik kawasan. Sejak dibentuk pasca-Revolusi 1979, IRGC telah bertransformasi dari sekadar milisi revolusioner menjadi institusi militer-ekonomi paling berpengaruh di Republik Islam Iran.
Didirikan atas dekret Ayatollah Ruhollah Khomeini pada Mei 1979, IRGC memiliki tugas unik yang berbeda dari militer konvensional (Artesh). Berdasarkan Pasal 150 Konstitusi Iran, IRGC bertanggung jawab untuk "menjaga Revolusi Islam dan pencapaiannya". Hal ini memberikan mereka wewenang luas untuk melakukan intervensi baik di dalam negeri guna memadamkan pembangkangan, maupun di luar negeri untuk memperluas pengaruh ideologis Iran.
IRGC memiliki struktur militer lengkap yang mencakup Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Dirgantara. Namun, dua cabang yang paling sering menjadi sorotan dunia adalah:
Kekuatan IRGC tidak hanya berasal dari moncong senjata, tetapi juga dari dominasi ekonomi. Melalui konsorsium industri seperti Khatam al-Anbiya, IRGC mengelola ribuan proyek infrastruktur strategis, mulai dari pembangunan bendungan, kilang minyak, hingga jaringan telekomunikasi. Hal ini membuat IRGC memiliki kemandirian finansial yang kuat, sehingga mampu meredam dampak sanksi ekonomi dari Barat.
Memasuki tahun 2026, peran IRGC semakin krusial menyusul transisi kepemimpinan pasca-meninggalnya Pemimpin Tertinggi. Sebagai penjaga stabilitas rezim, IRGC kini memegang kendali penuh atas kebijakan pertahanan, termasuk pengelolaan program nuklir dan rudal balistik yang menjadi titik didih hubungan Iran dengan komunitas internasional.
Memahami IRGC adalah kunci untuk memahami cara kerja kekuasaan di Iran. Sebagai entitas yang menggabungkan kekuatan militer, otoritas agama, dan kontrol ekonomi, IRGC tetap menjadi pilar utama yang menjaga eksistensi Republik Islam Iran di tengah badai sanksi dan ancaman konflik regional yang terus membayangi.
| Fitur | Artesh (Militer Reguler) | IRGC (Garda Revolusi) |
|---|---|---|
| Fokus Utama | Pertahanan Teritorial | Perlindungan Ideologi & Rezim |
| Garis Komando | Staf Umum Bersenjata | Pemimpin Tertinggi (Langsung) |
| Operasi Luar Negeri | Terbatas | Sangat Aktif (via Pasukan Quds) |
Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan, Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran internasional di tengah memanasnya tensi di Timur Tengah.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka menghantam jantung pertahanan Israel yakni markas IDF.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan tetap melanjutkan kunjungannya ke Pakistan pada Minggu (26/4).
PROSPEK tercapainya terobosan diplomatik dalam konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian memudar.
Pentagon mengumumkan pengunduran diri Sekretaris Angkatan Laut AS John Phelan secara mendadak. Langkah ini memperpanjang daftar "pembersihan" pejabat militer era Trump.
MENTERI Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyerukan agar Amerika Serikat dan Iran mempertimbangkan perpanjangan masa gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4).
Paus Leo mengklarifikasi pidatonya tentang biaya perang yang dianggap menyindir Donald Trump. Simak penjelasannya saat melakukan kunjungan ke Afrika.
PRESIDEN Donald Trump menyatakan bahwa proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung dan menunjukkan kemajuan positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved