Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RAJA Charles III akhirnya memberikan intervensi langsung terkait gelombang baru pengungkapan skandal Jeffrey Epstein. Melalui pernyataan resmi, Istana Buckingham menegaskan kesiapannya untuk mendukung pihak kepolisian dalam meninjau tuduhan yang melibatkan saudaranya, Andrew Mountbatten-Windsor.
Langkah ini menyusul laporan dari kelompok anti-monarki, Republic, kepada Kepolisian Thames Valley. Andrew dilaporkan atas dugaan pelanggaran jabatan publik dan pembocoran rahasia resmi negara.
"Raja telah memperjelas, melalui kata-kata dan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengenai keprihatinan mendalamnya atas tuduhan yang terus muncul terkait perilaku Tn. Mountbatten-Windsor," ujar juru bicara Istana.
Pihak Istana juga menambahkan kesiapan mereka jika pihak berwajib memerlukan bantuan. "Meskipun klaim spesifik tersebut harus ditangani oleh Tn. Mountbatten-Windsor sendiri, jika kami didekati oleh Kepolisian Thames Valley, kami siap mendukung mereka seperti yang Anda harapkan," lanjutnya.
Dokumen terbaru dari berkas Epstein menunjukkan adanya email yang memperlihatkan Andrew mengirimkan laporan kunjungan resmi ke Singapura, Hong Kong, dan Vietnam kepada Epstein pada November 2010. Padahal, sebagai utusan dagang, ia memiliki kewajiban menjaga kerahasiaan informasi sensitif dan komersial.
Tak hanya itu, rincian peluang investasi di Afghanistan yang berstatus "rahasia" juga diduga diteruskan kepada Epstein pada Desember 2010. Dokumen ini semakin menyudutkan posisi Andrew, yang sebelumnya telah dicopot dari gelar pangeran dan adipati (duke) pada Oktober 2025.
Di tengah sorotan tajam ini, Istana Buckingham menyatakan simpati Raja dan Ratu sepenuhnya tertuju kepada para penyintas. "Pikiran dan simpati Raja dan Ratu telah, dan tetap bersama, para korban dari segala bentuk pelecehan," tegas pernyataan tersebut.
Tekanan publik kian terasa saat Raja Charles III mengunjungi Clitheroe pada Senin lalu. Seorang warga sempat berteriak menanyakan seberapa lama Raja mengetahui perihal hubungan Andrew dan Epstein. Di sisi lain, Pangeran William dan Kate Middleton juga menyatakan "sangat prihatin" atas terungkapnya informasi baru ini.
Kini, Andrew dilaporkan telah pindah lebih cepat dari kediamannya di Royal Lodge, Windsor, menuju perkebunan pribadi Raja di Sandringham. Meski berkas Epstein terus mengungkap detail baru, termasuk foto-foto kontroversial dan keterlibatan mantan istrinya, Sarah Ferguson, Andrew tetap membantah keras segala tuduhan pelanggaran hukum tersebut. (BBC/Z-2)
King Charles III memberikan pidato emosional di depan Kongres AS. Di tengah skandal Pangeran Andrew, sang Raja menyelipkan pesan khusus bagi para penyintas kekerasan.
Raja Charles III dan Ratu Camilla tiba di Washington untuk kunjungan kenegaraan pertama sejak naik takhta.
Dewan Kota London meminta Andrew Mountbatten-Windsor menyerahkan gelar kehormatannya secara sukarela.
Mantan jaksa senior Inggris menyebut polisi bergerak cepat saat kepentingan negara terancam, namun lambat dalam menangani laporan kekerasan seksual penyintas Jeffrey Epstein.
Pangeran William mengaku sedang tidak dalam kondisi tenang untuk menonton film 'Hamnet'.
Berbeda dengan tuduhan sebelumnya yang berfokus pada pelecehan seksual, penangkapan kali ini didasarkan pada temuan bahwa Andrew diduga menyalahgunakan perannya
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap hubungan dekat David Blaine dan David Copperfield dengan Jeffrey Epstein.
Tinjauan terbaru terhadap dokumen Departemen Kehakiman AS mengungkap testimoni korban Jeffrey Epstein yang menyeret tokoh Wall Street hingga mantan senator. Mengapa investigasi mandek?
PM Inggris Keir Starmer menyebut pejabat Kemenlu sengaja menutupi kegagalan tes keamanan Lord Mandelson sebagai Dubes AS. Oposisi desak Starmer mundur.
Google digugat di California atas dugaan fitur AI-nya membocorkan informasi kontak korban Jeffrey Epstein. Kasus ini menjadi preseden penting bagi tanggung jawab hukum perusahaan teknologi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved