Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKUMEN rahasia yang baru dirilis oleh Departemen Kehakiman (DOJ) Amerika Serikat pada awal 2026 kembali mengguncang Kerajaan Inggris. Sebuah rangkaian surel dari tahun 2010 menunjukkan bahwa Pangeran Andrew secara aktif mengundang Jeffrey Epstein, terpidana kasus pelecehan seksual anak, untuk berkunjung ke Istana Buckingham dengan jaminan privasi penuh.
Penemuan ini menjadi bukti krusial yang membantah pernyataan Duke of York sebelumnya bahwa ia telah memutuskan hubungan dengan miliarder tersebut setelah Epstein bebas dari penjara. Dalam korespondensi tertanggal 29 September 2010, Andrew terlihat menawarkan akses eksklusif ke kediaman resmi kerajaan.
Berdasarkan data yang dirilis, Pangeran Andrew menulis pesan kepada Epstein yang berisi tawaran untuk bertemu di London. Salah satu kutipan paling mencolok dalam surel tersebut berbunyi: "Alternatively we could have dinner at Buckingham Palace and lots of privacy" (Kita bisa makan malam di Istana Buckingham dan mendapatkan banyak privasi).
Epstein kemudian membalas pesan tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya sudah berada di London dan menanyakan waktu yang tepat untuk bertemu, sembari menekankan bahwa mereka memerlukan "private time" (waktu pribadi). Andrew merespons dengan antusias melalui surel lain yang berbunyi: "Delighted for you to come here to BP. Come with whomever and I'll be here free from 1600ish to 2000."
Fakta ini sangat bertolak belakang dengan wawancara Newsnight yang kontroversial pada 2019. Kala itu, Andrew mengklaim bahwa kunjungannya ke New York pada Desember 2010 dilakukan semata-mata untuk mengakhiri persahabatan mereka secara terhormat. Namun, surel ini menunjukkan bahwa hubungan keduanya justru masih sangat akrab dan bahkan melibatkan penggunaan fasilitas kerajaan untuk pertemuan tertutup.
Selain undangan tersebut, dokumen DOJ juga mengungkap adanya tawaran dari Epstein kepada Andrew untuk bertemu dengan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun. Andrew merespons tawaran tersebut dengan menanyakan rincian lebih lanjut, yang semakin memperkeruh citra sang pangeran di mata publik.
Hingga saat ini, pihak Istana Buckingham belum memberikan komentar resmi terkait bocoran dokumen terbaru ini. Skandal ini diprediksi akan semakin menyulitkan posisi Andrew dalam struktur keluarga kerajaan Inggris yang saat ini dipimpin oleh Raja Charles III. (H-3)
King Charles III memberikan pidato emosional di depan Kongres AS. Di tengah skandal Pangeran Andrew, sang Raja menyelipkan pesan khusus bagi para penyintas kekerasan.
Putri Wales, Kate Middleton, merayakan Hari Bumi dengan pesan haru. Ia mengungkap bagaimana alam menjadi tempat pelarian selama masa pemulihan kankernya.
Raja Charles merayakan centenary mendiang Ratu Elizabeth II dengan pesan video emosional dan pengumuman monumen permanen di St James's Park.
Pangeran Harry membagikan kisah menyentuh tentang duka kehilangan Putri Diana dan perjuangan mentalnya dalam kunjungan ke Australia bersama Meghan Markle.
Keputusan Raja Charles III untuk tidak menyampaikan pesan Paskah tahun ini memicu perdebatan di Inggris, terutama setelah ia memberikan ucapan Ramadan.
Pihak Duke dan Duchess of Sussex angkat bicara terkait klaim kontroversial dalam buku biografi terbaru Tom Bower, 'Betrayal'.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap hubungan dekat David Blaine dan David Copperfield dengan Jeffrey Epstein.
Tinjauan terbaru terhadap dokumen Departemen Kehakiman AS mengungkap testimoni korban Jeffrey Epstein yang menyeret tokoh Wall Street hingga mantan senator. Mengapa investigasi mandek?
PM Inggris Keir Starmer menyebut pejabat Kemenlu sengaja menutupi kegagalan tes keamanan Lord Mandelson sebagai Dubes AS. Oposisi desak Starmer mundur.
Dewan Kota London meminta Andrew Mountbatten-Windsor menyerahkan gelar kehormatannya secara sukarela.
Google digugat di California atas dugaan fitur AI-nya membocorkan informasi kontak korban Jeffrey Epstein. Kasus ini menjadi preseden penting bagi tanggung jawab hukum perusahaan teknologi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved