Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan semakin yakin untuk mengambil tindakan tegas terhadap rezim Iran. Hal ini dipicu tindakan keras dan mematikan pemerintah Iran dalam meredam aksi protes massal di negara tersebut.
Dalam pertemuan tertutup di Gedung Putih pada Selasa (13/1) waktu setempat, jajaran pejabat tinggi keamanan nasional, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Menlu Marco Rubio, menyodorkan sejumlah opsi kepada Trump. Presiden dilaporkan telah melihat bukti video kekerasan di lapangan serta laporan mengenai potensi eksekusi terhadap para demonstran.
Tim keamanan nasional AS saat ini tengah mempertimbangkan serangan kinetik yang ditargetkan pada fasilitas dinas keamanan Iran yang bertanggung jawab atas penindasan pengunjuk rasa. Namun, para pejabat menegaskan bahwa opsi militer ini tidak akan melibatkan pasukan darat (boots on the ground).
Trump merasa perlu menegakkan "garis merah" yang ia buat sendiri, belajar dari kegagalan pemerintahan sebelumnya yang dinilai ragu-ragu dalam bertindak.
"Sebagian dari alasan ini adalah karena dia sekarang telah menetapkan garis merah, dan dia merasa perlu melakukan sesuatu," ujar seorang sumber yang mengetahui jalannya diskusi.
Meskipun Trump sempat bergurau kepada media tentang ancaman balasan Iran, langkah pencegahan mulai diambil. Sejumlah personel di Pangkalan Udara Al-Udeid, Qatar, telah diminta untuk meninggalkan lokasi sebagai antisipasi terhadap potensi serangan balasan dari Teheran.
Meski sempat ada sinyal diplomatik, Trump secara tiba-tiba membatalkan semua rencana pertemuan dengan tokoh rezim Iran hingga kekerasan terhadap demonstran berakhir. Beberapa penasihatnya menilai upaya diplomasi Iran hanyalah taktik untuk menghindari serangan.
"Iran ada dalam pikiran saya ketika saya melihat jenis kematian yang terjadi di sana," kata Trump kepada wartawan di Joint Base Andrews.
Selain opsi militer, Trump juga mempertimbangkan serangan siber dan sanksi baru. Ia bahkan telah mendesak Elon Musk untuk memperkuat konektivitas internet di Iran melalui Starlink guna menembus pemadaman informasi yang dilakukan rezim. Laporan terbaru menyebutkan Starlink kini menyediakan akses internet gratis bagi pengguna di Iran.
Di sisi lain, sekutu AS di Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, dan Oman dikabarkan tengah melakukan upaya diplomatik di balik layar untuk mencegah eskalasi militer. Mereka khawatir dampak perang akan merusak stabilitas keamanan dan ekonomi kawasan.
Namun, Trump tetap memberikan dukungan moral bagi para demonstran melalui media sosial. Dalam unggahannya di Truth Social, ia menuliskan pesan penyemangat bagi rakyat Iran.
"Patriot Iran, TERUSLAH BERPROTES - AMBIL ALIH INSTITUSI KALIAN!!! Bantuan sedang dalam perjalanan," tulis Trump, mengakhiri pesannya dengan slogan "MIGA" (Make Iran Great Again).
Hingga saat ini, dunia menunggu keputusan akhir yang akan diambil Trump, sementara ketegangan di kawasan Timur Tengah berada pada titik tertingginya. (CNN/Z-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Presiden Donald Trump mengkaji berbagai opsi serangan militer dan siber terhadap Iran setelah jatuhnya ratusan korban jiwa dalam protes anti-rezim di Tehran.
Penjaga Pantai AS resmi menghentikan pencarian korban di Samudra Pasifik setelah serangan militer terhadap konvoi kapal penyelundup narkoba.
Presiden Donald Trump mengklaim pasukan AS telah menghancurkan fasilitas besar di Venezuela yang diduga sebagai pusat distribusi narkoba. Simak detail pernyataannya.
Militer AS melancarkan serangan mematikan terhadap kapal yang disebut terkait organisasi teroris di Karibia atas perintah Presiden Donald Trump.
Pemerintahan Donald Trump menegaskan tidak memiliki rencana untuk melancarkan serangan di wilayah Venezuela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved