Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SENATOR Carolina Selatan, Amerika Serikat (AS), Lindsey Graham, menyampaikan permohonan yang sangat keras kepada Presiden Donald Trump untuk menyingkirkan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
"Jika saya menjadi Anda, Tuan Presiden, saya akan membunuh para pemimpin yang membunuh rakyat. Anda harus mengakhiri ini," kata Graham di acara Sunday Morning Futures di Fox News.
Iran sedang berada di tengah-tengah penindakan brutal terhadap protes yang meletus di seluruh negeri pada Desember setelah krisis ekonomi. Satu kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS memperkirakan lebih dari 500 demonstran telah tewas dan lebih dari 10.000 telah ditangkap.
Hal ini terjadi setelah Trump mengirimkan peringatan kepada Iran sebagai ancaman terhadap rezim negara tersebut.
"Donald Trump mengatakan cara terbaik untuk membuat Iran kembali hebat ialah kemenangan para demonstran dan kejatuhan rezim. Bagaimana Anda melakukan itu?" kata Graham. "Tindakan apa pun yang akan kita ambil, Tuan Presiden, perlu untuk memperkuat para demonstran dan menakut-nakuti rezim."
Trump dilaporkan sudah mempertimbangkan opsi militer terhadap pasukan keamanan Iran yang digunakan untuk meredam protes, dua pejabat AS mengatakan kepada CNN.
Namun, hal yang diusulkan Graham merupakan langkah lebih jauh. Melenyapkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menurutnya, akan menstabilkan Timur Tengah.
"Jika berakhir dengan baik, perdamaian akan terwujud. Semua aktivitas terorisme yang didukung negara akan berhenti. Hizbullah, Hamas, mereka akan lenyap," kata Graham. "Israel dan Arab Saudi akan berdamai. Hari baru di Timur Tengah. Jika ayatollah tetap berkuasa, itu langkah mundur besar Obama."
Skylar Thompson, wakil direktur Aktivis Hak Asasi Manusia di Iran, mengatakan HRA memperkirakan setidaknya 503 demonstran meninggal dan 10.675 orang ditangkap, termasuk 169 anak-anak, dalam 15 hari terakhir.
Trump memperingatkan bahwa Iran mulai melanggar batas karena para demonstran menjadi sasaran.
"Tampaknya ada beberapa orang yang terbunuh yang seharusnya tidak dibunuh. Mereka orang-orang yang melakukan kekerasan, jika Anda menyebut mereka pemimpin. Saya tidak tahu apakah para pemimpin mereka hanya memerintah melalui kekerasan, tetapi kami sedang mempertimbangkannya dengan sangat serius," kata Trump kepada wartawan pada Minggu di atas pesawat Air Force One.
"Militer sedang mempertimbangkannya dan kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang sangat kuat. Kami akan membuat keputusan."
Sebagai tanggapan terhadap potensi intervensi militer, Trump mengatakan bahwa Iran siap untuk bernegosiasi dengan AS. (Daily Express/I-2)
Senator dari Partai Demokrat, Chris Murphy, menilai Presiden Donald Trump telah kehilangan kendali atas konflik yang kini meluas di kawasan Timur Tengah.
Amerika Serikat akan terus dilanda polemik soal berkas mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein hingga seluruh dokumen terkait dirilis seluruhnya.
Senator Demokrat AS dari California, Alex Padilla, ditahan saat mencoba mengajukan pertanyaan ke Menteri Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem.
Senator Alex Padilla diborgol dan dipaksa keluar saat konferensi pers terkait penggerebekan imigrasi di Los Angeles.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved