Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKACAUAN terkait bantuan kemanusiaan di Gaza terus berlanjut. Terbaru, insiden tragis terjadi di Gaza tengah pada Rabu (6/8) dini hari saat sebuah truk pengangkut bantuan terbalik di tengah kerumunan warga sipil yang sedang menunggu bantuan. Menurut Badan Pertahanan Sipil Gaza, peristiwa tersebut menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai puluhan lainnya.
“Dua puluh orang tewas dan puluhan lainnya terluka sekitar tengah malam tadi saat sebuah truk yang membawa bantuan terbalik ketika ratusan warga sipil tengah menunggu bantuan,” kata juru bicara badan tersebut, Mahmud Bassal, kepada AFP.
Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan Israel memperburuk krisis kemanusiaan yang melanda wilayah tersebut dan memperkuat tudingan rekayasa kekacauan yang disengaja.
Pasalnya, militer Israel dituduh sengaja mengarahkan truk melintasi jalan yang tidak aman untuk dilintasi di Gaza tengah sehingga akhirnya terguling.
Insiden itu terjadi di dekat kamp pengungsi Nuseirat. Menurut Bassal, truk tersebut melintasi jalan yang tidak aman yang sebelumnya pernah dibom oleh pasukan Israel. Militer Israel mengatakan mereka sedang menyelidiki laporan tersebut.
Sementara itu, kelompok Hamas menuding Israel bertanggung jawab atas insiden itu. Mereka menuduh militer Israel memaksa sopir truk untuk mengambil jalur berbahaya guna mencapai pusat distribusi bantuan.
Hamas menyebut Israel memaksa para sopir untuk melewati rute yang penuh sesak oleh warga sipil kelaparan yang telah menunggu berhari-hari demi kebutuhan pokok.
Jalan-jalan yang rusak akibat serangan udara dan kerumunan warga yang kelaparan di lokasi distribusi semakin memperbesar risiko kecelakaan fatal seperti yang terjadi kali ini.
“Hal ini sering kali berujung pada kerumunan yang putus asa menyerbu truk bantuan,” ujar pernyataan Hamas. (I-3)
Perang yang menghancurkan di Gaza kini memasuki tahun ketiganya, menjadikannya konflik terpanjang yang pernah dijalani Israel sejak perang 1948, ketika negara itu berdiri.
Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan dukungan penuh kepada Mesir sekaligus mengecam pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyerukan pengusiran warga Palestina.
Paus Leo XIV menyerukan agar Israel menghentikan “hukuman kolektif” terhadap penduduk di Gaza.
Situasi semakin memburuk seiring meningkatnya serangan militer dengan tujuan Israel merebut Gaza.
Dalam sehari, tujuh orang, termasuk dua anak, kembali tercatat meninggal dunia di rumah sakit Gaza, meningkatkan total korban meninggal akibat kelaparan dan malnutrisi
Kementerian Kesehatan Jalur Gaza melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat malnutrisi di tengah krisis pasokan pangan di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 227 orang.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved