Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA dokter di Gaza menyatakan hampir tidak ada yang dapat dilakukan untuk mencegah anak-anak meninggal akibat kelaparan yang dipicu blokade Israel.
Situasi itu semakin memburuk seiring meningkatnya serangan militer, dengan tujuan Israel merebut Kota Gaza dan memaksa hampir satu juta warga Palestina mengungsi.
Salah satu korban adalah May Abu Arar, anak berusia tujuh tahun yang mengalami malnutrisi parah. Selama empat bulan terakhir, ibunya hanya bisa menyaksikan tubuh May yang semakin kurus.
Ibunya, Nadia Abu Arar, mengatakan, berat tubuh May yang semula 19 kg terus menurun. “Kekurangan protein sangat parah sehingga kondisi anak saya semakin memburuk setiap hari. Dokter menegaskan dia tidak menderita penyakit lain, semuanya akibat malnutrisi, dan saya belum melihat perbaikan sama sekali,” kata Nadia dikutip dari Al Jazeera.
Melina, seorang ahli anestesi asal Bulgaria yang bertugas di Nasser Medical Complex, Khan Younis, menggambarkan dampak kelaparan dan serangan militer terhadap pasien dan tenaga medis.
"Setiap hari saya melihat orang-orang yang sangat kurus, jelas menunjukkan tanda malnutrisi parah. Ini membuat mereka sulit sembuh dan melawan infeksi, sehingga pemulihan dari penyakit apapun menjadi sangat sulit," ujarnya dalam video yang dibagikan rumah sakit.
Melina menambahkan, kolapsnya sistem kesehatan, pangan, dan pendidikan di Gaza adalah bencana yang sepenuhnya “buatan manusia” dan seharusnya bisa dicegah.
Ia juga mengingat pengalaman menanestesi pasien pria berusia 33 tahun yang hampir kehilangan tangan kanannya, di tengah banyak pasien lain yang kehilangan rumah, anak, pekerjaan, dan penghasilan.
Gaza terus dilanda siklus kekerasan tanpa henti. Malam-malam sulit terjadi di kawasan Zeitoun, Sabra, dan Jabalia, dengan pasukan Israel menggunakan alat peledak jarak jauh untuk menghancurkan bangunan dan fasilitas umum.
Beberapa serangan udara juga menimpa tenda darurat di Rimal, salah satu kawasan tersibuk di kota itu. Di Karama, utara Gaza City, sedikitnya tiga warga Palestina terjebak di bawah reruntuhan.
Warga Gaza kini hidup dalam tekanan, kelaparan, dan ketidakpastian, tanpa arah yang jelas untuk melarikan diri, sementara situasi terus memburuk. (I-3)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Indonesia dan Kemlu menyampaikan kecaman keras atas tindakan pasukan Israel yang memasang spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
Perang yang menghancurkan di Gaza kini memasuki tahun ketiganya, menjadikannya konflik terpanjang yang pernah dijalani Israel sejak perang 1948, ketika negara itu berdiri.
Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan dukungan penuh kepada Mesir sekaligus mengecam pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyerukan pengusiran warga Palestina.
Paus Leo XIV menyerukan agar Israel menghentikan “hukuman kolektif” terhadap penduduk di Gaza.
Dalam sehari, tujuh orang, termasuk dua anak, kembali tercatat meninggal dunia di rumah sakit Gaza, meningkatkan total korban meninggal akibat kelaparan dan malnutrisi
Kementerian Kesehatan Jalur Gaza melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat malnutrisi di tengah krisis pasokan pangan di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 227 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved