Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMAS menyatakan masih mendiskusikan proposal gencatan senjata terbaru yang diajukan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pasalnya, mereka menyebut isi kesepakatan terbaru saat ini hanya akan memperpanjang penderitaan rakyat Gaza.
Menurut pernyataan Gedung Putih, Israel telah menyetujui usulan itu. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, pada Kamis waktu Amerika atau Jumat WIB, menyatakan Israel telah menyetujui proposal gencatan senjata dan utusan Timur Tengah dari pemerintahan Trump, Steve Witkoff, telah menyerahkannya kepada Hamas untuk ditinjau.
Meski pekan lalu sempat beredar kabar Hamas menerima usulan AS, versi tersebut ternyata dianggap sebagai kemunduran dari kesepakatan sebelumnya.
Anggota biro politik Hamas, Bassem Naim, menegaskan rancangan baru gagal memenuhi tuntutan rakyat Palestina, terutama soal penghentian perang.
“Kesepakatan ini tidak memenuhi satu pun tuntutan rakyat kami, terutama penghentian agresi,” kata Naim.
“Namun demikian, pimpinan gerakan sedang mempelajari tanggapan terhadap usulan ini dengan penuh tanggung jawab nasional,” imbuhnya.
Sumber internal Hamas menyebutkan rancangan kesepakatan versi baru berbeda dari rancangan sebelumnya. Proposal yang sempat mencantumkan komitmen Amerika terhadap pembahasan gencatan senjata permanen kini absen.
Proposal tersebut hanya menawarkan gencatan senjata selama 60 hari, yang bisa diperpanjang hingga 70 hari. Dalam minggu pertama, direncanakan pertukaran lima sandera hidup dan sembilan jenazah dengan tahanan Palestina. Pertukaran serupa juga akan dilakukan pada minggu kedua.
Sebelumnya, Hamas disebut telah menyetujui pertukaran dua kali dalam format yang sama, namun dengan jadwal berbeda yaitu di awal dan akhir masa gencatan senjata.
Dari total 251 sandera yang diculik dalam serangan Oktober 2023, masih terdapat 57 orang yang diyakini berada di Gaza. Militer Israel menyatakan 34 di antaranya telah meninggal dunia.
Menanggapi pernyataan Hamas, Menteri Keamanan Nasional Israel dari kelompok sayap kanan, Itamar Ben Gvir, menyerukan tindakan militer besar-besaran.
“Perdana Menteri, setelah Hamas kembali menolak usulan kesepakatan, tidak ada alasan lagi,” kata Ben Gvir di kanal Telegram miliknya yang ditujukan kepada PM Benjamin Netanyahu.
“Keragu-raguan, kebingungan, dan kelemahan harus dihentikan. Kita sudah melewatkan terlalu banyak kesempatan. Saatnya bertindak dengan kekuatan penuh, tanpa ragu, untuk menghancurkan dan melenyapkan Hamas sampai ke akar," imbuhnya.
Sementara itu, kondisi kemanusiaan di Gaza terus memburuk meski bantuan mulai masuk perlahan setelah blokade lebih dari dua bulan oleh Israel. Pakar ketahanan pangan memperingatkan kelaparan akut kini mengancam satu dari lima warga Gaza. Fasilitas kesehatan pun terus mengalami tekanan dan menjadi sasaran serangan berulang. (AFP/I-1)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
Dewan Perdamaian (BoP) mendesak Hamas serahkan senjata dan peta terowongan Gaza pekan ini sebagai bagian dari rencana perdamaian tahap kedua Donald Trump.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved