Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RAJA Charles III tiba di di Ottawa, Kanada, sebagai rangkaian kunjungan perdananya ke Amerika Utara. Raja berusia 76 tahun itu berada di sana kurang dari 24 jam, dengan tetap menjalani perawatan mingguan untuk kanker.
Perjalanan ini dibayangi dengan ketegangan hubungannya dengan sang putra, Pangeran Harry. Bersamaan dengan tibanya Raja Charles di benua yang sama tempat putranya tinggal, Harry diam-diam melakukan perjalanan ke Shanghai, Tiongkok, penampilan mengejutkan dalam sebuah konferensi global tentang pariwisata dan perjalanan. Duke of Sussex yang berusia 40 tahun itu tinggal di Montecito, California, bersama istrinya, Meghan Markle, serta dua anak mereka, Pangeran Archie, 6, dan Putri Lilibet, 3.
Awal bulan ini, Harry berbicara kepada BBC News beberapa jam setelah kalah dalam gugatan hukum terkait penurunan status keamanannya di Inggris, yang dikurangi setelah ia mundur sebagai anggota kerajaan aktif pada 2020.
"Aku ingin berdamai dengan keluargaku. Tidak ada gunanya terus bertengkar," kata Harry.
"Hidup itu berharga. Aku tidak tahu berapa lama lagi ayahku akan hidup," tambahnya, merujuk pada diagnosis kanker Raja Charles. "Dia tidak mau berbicara denganku karena masalah keamanan ini, tapi akan sangat menyenangkan jika bisa berdamai."
Pangeran Harry berpendapat bahwa sebagai kepala negara, ayahnya bisa membantu mengembalikan perlindungan keamanan yang sedang ia perjuangkan.
Berbeda dari kunjungan kerajaan sebelumnya, perjalanan Charles ke Kanada kali ini akan sangat singkat. Ini menandai kunjungan ke-20 Raja Charles ke Kanada dan yang ke-6 bagi Ratu Camilla.
Mengingat waktu yang terbatas, Charles langsung bekerja setelah tiba di Kanada, dimulai dari sebuah acara komunitas di mana pasangan kerajaan akan bertemu warga Kanada yang mewakili berbagai organisasi dari seluruh negeri.
Selanjutnya, Raja akan mengadakan audiensi dengan Gubernur Jenderal Mary Simon sebelum bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Di hari yang sama, Ratu Camilla dijadwalkan akan dilantik sebagai anggota Dewan Penasihat Kanada (Canadian Privy Council).
Tak lengkap rasanya kunjungan kerajaan tanpa penanaman pohon simbolis. Pasangan ini akan menanam pohon kenang-kenangan di Rideau Hall, kediaman resmi gubernur jenderal, di dekat pohon maple gula yang mereka tanam pada 2017.
Hari itu akan diakhiri dengan resepsi untuk menghormati 10 letnan gubernur provinsi dan tiga komisaris wilayah Kanada.
Puncak kunjungan berlangsung pada 27 Mei, ketika Charles — sebagai Kepala Negara Kanada — menghadiri Pembukaan Sidang Parlemen bersama Ratu Camilla. Ia akan menyampaikan Pidato dari Tahta di Ruang Senat.
Ini akan menjadi kali kedua dalam sejarah seorang penguasa membuka Parlemen Kanada, setelah mendiang ibunya, Ratu Elizabeth, melakukannya pada Oktober 1957. Peristiwa ini dipandang sebagai "momen penting antara Kepala Negara dan rakyat Kanada," karena hanya akan menjadi kali ketiga dalam sejarah seorang Raja menyampaikan Pidato dari Tahta.
Dalam momen tersebut, Charles akan mengandalkan lebih dari lima dekade pengalaman dalam pelayanan publik dan diplomasi. Ketika menyampaikan Pidato dari Tahta, Raja harus mencerminkan kebijakan dan prioritas Perdana Menteri Kanada Mark Carney.
Di saat yang sama, Charles juga harus menavigasi sensitivitas diplomatik secara hati-hati agar tidak merusak hubungan Inggris dengan sekutu utama lainnya di Amerika Utara, yaitu Amerika Serikat.
Kemenangan Mark Carney dalam pemilu baru-baru ini dipandang luas sebagai penolakan terhadap agenda Presiden Donald Trump, terutama terkait dorongannya untuk tarif yang lebih tinggi dan pernyataan kontroversialnya yang menyiratkan bahwa Kanada bisa menjadi "negara bagian ke-51." Bahkan, menurut laporan BBC, Carney mengatakan bahwa rakyat Kanada tidak terkesan dengan undangan kunjungan kenegaraan kedua untuk Presiden Trump oleh Inggris.
Sebagai bagian dari persiapan kunjungan, Charles dan Camilla mengunjungi Canada House di London pada 20 Mei, di mana Charles menerima kunci simbolis gedung tersebut — mirip dengan yang diberikan kepada Raja George V saat Canada House pertama kali dibuka pada 1925. (People/Z-2)
Putri juga memastikan kondisi tim dalam keadaan siap menjelang pertandingan perdana.
Penelitian University of Waterloo temukan residu fentanyl dan antidepresan pada ikan liar. Bukti nyata limbah manusia cemari jaringan tubuh hewan air.
Mengenal BC Place di Vancouver, salah satu venue utama Piala Dunia 2026. Simak kapasitas, teknologi atap, dan sejarah stadion kebanggaan Kanada ini.
Mengenal BMO Field di Toronto, salah satu venue Piala Dunia 2026. Simak kapasitas, sejarah, dan transformasi stadion kebanggaan warga Kanada ini.
MENTERI Luar Negeri Kanada, Anita Anand mengonfirmasi seorang warga negaranya meninggal dunia di wilayah selatan Libanon di tengah meningkatnya konflik.
PM Mark Carney berhasil mengamankan kursi mayoritas di House of Commons Kanada melalui kemenangan pemilu sela dan pembelotan anggota oposisi.
Pangeran Harry membagikan kisah menyentuh tentang duka kehilangan Putri Diana dan perjuangan mentalnya dalam kunjungan ke Australia bersama Meghan Markle.
Duchess of Sussex, Meghan Markle, dikonfirmasi tampil di MasterChef Australia musim ke-18.
Pangeran Harry dan Meghan Markle memulai tur empat hari di Australia sebagai warga sipil.
Meghan Markle membagikan momen hangat perayaan Paskah keluarga besarnya. Rambut merah ikonik Pangeran Archie dan Putri Lilibet jadi sorotan utama netizen!
Petinggi Netflix, Bela Bajaria, menepis kabar miring soal perselisihan dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Proyek film dan TV baru tengah disiapkan!
Pihak Duke dan Duchess of Sussex angkat bicara terkait klaim kontroversial dalam buku biografi terbaru Tom Bower, 'Betrayal'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved