Harry dan Meghan Tiba di Australia, Gabungkan Misi Amal dan Agenda Bisnis Komersial

Thalatie K Yani
14/4/2026 08:19
Harry dan Meghan Tiba di Australia, Gabungkan Misi Amal dan Agenda Bisnis Komersial
Pangeran Harry dan Meghan Markle(AFP)

PANGERAN Harry dan Meghan Markle telah tiba di Australia untuk memulai tur selama empat hari. Kunjungan ini menarik perhatian publik karena memadukan kegiatan amal dengan agenda bisnis pribadi yang bersifat komersial.

Pasangan yang kini berstatus sebagai warga sipil ini mendarat di Bandara Melbourne pada Selasa (14/4) sekitar pukul 06.30 waktu setempat menggunakan penerbangan komersial Qantas dari Los Angeles. Ini merupakan kunjungan pertama mereka ke Australia sejak tur resmi kerajaan pada tahun 2018 silam.

Agenda Sosial dan Bisnis Komersial

Berbeda dengan kunjungan sebelumnya yang dipenuhi antusiasme massa, kali ini tidak ada agenda pertemuan langsung dengan masyarakat umum. Duke dan Duchess of Sussex dijadwalkan mengunjungi rumah sakit anak, bertemu veteran militer, serta berbincang dengan penyintas kekerasan dalam rumah tangga di Melbourne, Canberra, dan Sydney.

Namun, sisi komersial dari perjalanan ini juga menjadi sorotan. Pangeran Harry dijadwalkan memberikan pidato utama di Inter Edge Psychosocial Safety Summit di Melbourne, di mana harga tiket masuk dibanderol antara A$1.000 hingga A$2.400 (sekitar Rp10 juta hingga Rp25 juta) per orang. Meski sebagian keuntungan dialokasikan untuk badan amal Lifeline, belum diketahui secara pasti berapa biaya yang diterima Harry sebagai pembicara.

Sementara itu, Meghan Markle akan mengadakan "percakapan langsung" dalam acara akhir pekan khusus wanita di Sydney yang dikelola oleh produser podcast Her Best Life. Tamu acara ini membayar hingga A$3.199 (sekitar Rp33 juta) untuk paket VIP, yang mencakup kesempatan berfoto grup bersama Duchess.

Kontroversi Biaya Keamanan dan Ekspansi Bisnis

Meskipun pasangan ini menyatakan perjalanan mereka didanai secara pribadi, muncul pertanyaan mengenai apakah pembayar pajak Australia akan terbebani oleh biaya pengamanan kepolisian selama kunjungan berlangsung.

Pihak kepolisian di Victoria dan New South Wales mengonfirmasi kehadiran mereka untuk memastikan keselamatan publik, namun menolak berkomentar mengenai detail pembiayaan operasional tersebut.

"Kepolisian New South Wales akan melakukan operasi untuk memastikan keselamatan publik terjaga selama kunjungan Duke dan Duchess of Sussex," ujar juru bicara kepolisian setempat.

Di sisi lain, kunjungan ini juga memperkuat dugaan bahwa Australia menjadi pasar utama bagi merek gaya hidup milik Meghan, As Ever. Merek ini sebelumnya telah mendaftarkan merek dagang di 12 kategori produk berbeda di Australia menurut basis data kekayaan intelektual pemerintah.

Penampilan Perdana di Tengah Masalah Hukum

Tur Australia ini menjadi penampilan publik pertama Pangeran Harry sejak muncul kabar pekan lalu bahwa ia digugat atas dugaan pencemaran nama baik oleh Sentebale, organisasi amal di Afrika yang ia dirikan sendiri.

Seorang juru bicara menyatakan bahwa pasangan tersebut memilih untuk tidak melakukan pertemuan publik guna "meminimalkan gangguan" bagi masyarakat umum dan organisasi tuan rumah. Meski demikian, kehadiran pasangan Sussex tetap memicu perdebatan mengenai batas antara tugas kemanusiaan dan kepentingan profit pribadi setelah mereka melepaskan gelar kerajaan aktif tahun 2020. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya