Mark Carney Raih Mayoritas Tipis di Parlemen Kanada, Amankan Kekuasaan hingga 2029

Thalatie K Yani
14/4/2026 11:37
Mark Carney Raih Mayoritas Tipis di Parlemen Kanada, Amankan Kekuasaan hingga 2029
PM Mark Carney berhasil mengamankan kursi mayoritas di House of Commons Kanada melalui kemenangan pemilu sela dan pembelotan anggota oposisi. (Media Sosial X)

PERDANA Menteri Kanada, Mark Carney, kini memiliki kendali penuh atas agenda politiknya. Partai Liberal yang dipimpinnya dipastikan berhasil meraih kursi mayoritas di House of Commons setelah memenangkan setidaknya dua kursi dalam pemilu sela yang digelar Senin waktu setempat.

Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah baru setelah satu tahun Carney menjabat sebagai perdana menteri. Selain dari hasil pemilu sela, penguatan posisi ini terjadi berkat perpindahan haluan lima anggota parlemen dari pihak oposisi yang membelot ke kubu Liberal dalam lima bulan terakhir.

Dengan tambahan kursi ini, Partai Liberal kini memegang 173 dari total 343 kursi di House of Commons. Posisi ini memberikan keleluasaan bagi Carney untuk meloloskan undang-undang tanpa harus bergantung pada dukungan partai oposisi, sekaligus berpotensi menunda pemilihan umum federal hingga tahun 2029.

Kemenangan Strategis di Toronto

Media besar Kanada seperti CBC, CTV, dan Globe and Mail memproyeksikan kemenangan Liberal di dua distrik (riding) wilayah Toronto, yakni Scarborough Southwest dan University-Rosedale. Kedua kursi tersebut sebelumnya kosong setelah mantan Menteri Pertahanan Bill Blair ditunjuk menjadi Duta Besar Kanada untuk Inggris, serta mantan Wakil PM Chrystia Freeland yang kini menjabat sebagai penasihat untuk Ukraina.

Sementara itu, hasil pemilu sela ketiga di wilayah Terrebonne, Quebec, masih berlangsung ketat. Hingga Senin malam, kandidat Liberal Tatiana Auguste unggul tipis atas rivalnya dari Bloc Québécois. Sebagai catatan, pada pemilu sebelumnya, kemenangan Auguste di wilayah ini sempat dianulir oleh Mahkamah Agung akibat kesalahan administrasi pada surat suara melalui pos.

Sejarah Baru Lewat Pembelotan

Kemenangan mayoritas ini menandai pembalikan nasib yang luar biasa bagi Partai Liberal. Tahun lalu, partai ini sempat diprediksi akan kalah sebelum akhirnya Justin Trudeau mengundurkan diri dan membuka jalan bagi Carney untuk mengambil alih kepemimpinan.

Pencapaian ini juga mencatatkan sejarah pertama di Kanada, di mana sebuah pemerintahan mayoritas terbentuk melalui kombinasi kemenangan pemilu sela dan pembelotan anggota parlemen dari kubu lawan (floor-crossing).

Namun, langkah ini memicu kritik tajam dari pemimpin Konservatif, Pierre Poilievre. Ia menuding pencapaian mayoritas ini tidak didapatkan secara murni melalui mandat rakyat.

"Liberal di bawah Carney tidak memenangkan pemerintahan mayoritas melalui pemilihan umum umum atau pemilu sela hari ini. Sebaliknya, hal itu diraih melalui kesepakatan di ruang belakang dengan para politisi yang mengkhianati rakyat yang memilih mereka," tegas Poilievre melalui unggahan di akun X miliknya.

Poilievre menambahkan bahwa partainya akan terus melawan untuk memastikan adanya akuntabilitas pemerintah. Meski begitu, dengan kursi mayoritas yang kini digenggam, Mark Carney berada di posisi terkuatnya untuk membentuk masa depan politik Kanada setidaknya hingga tiga tahun ke depan. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya