Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK militan Palestina Hamas menyampaikan rasa terima kasih kepada Iran dan kelompok poros perlawanan yang didukungnya setelah gencatan senjata dan kesepakatan penyanderaan ditandatangani dengan Israel pada Rabu (15/1) malam.
Wakil Kepala Hamas Khalil al-Hayya, dalam pesan video, berterima kasih kepada Iran, Houthi, Hizbullah, dan pihak lain atas dukungannya dalam perang melawan Israel.
Setelah gencatan senjata, juru bicara Hamas Abu Obaida menjelaskan bahwa tidak ada senjata, pesawat, atau tank milik Arab yang digunakan selama perang. Ia menyatakan bahwa keberhasilan mereka dicapai melalui senjata yang diperoleh secara lokal dibuat dengan usaha rakyat mereka sendiri dan pengorbanan para martir.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pun menyambut gencatan senjata Israel dengan Hamas. Menurut IRC, kesepakatan untuk membebaskan sandera di Jalur Gaza dan memberlakukan gencatan senjata yang disepakati antara gerakan Palestina Hamas dan Israel merupakan kemenangan yang tak terbantahkan bagi Palestina dan menjadi kemunduran besar bagi negara Yahudi itu.
"Hari ini, berakhirnya perang dan pemberlakuan gencatan senjata terhadap rezim Zionis merupakan kemenangan yang jelas bagi Palestina dan kerugian yang lebih besar bagi rezim Zionis yang mengerikan itu," kata IRGC dalam suatu pernyataan.
Militer Iran memperingatkan bahwa Israel dapat membahayakan kesepakatannya dengan Hamas karena memperingatkan kelompok Palestina itu agar siap menghadapi perang baru.
"Saat kami menyatakan solidaritas dengan sekutu di Front Perlawanan Islam Gaza, mengagumi aktivitas berani Hizbullah di Libanon dan Ansar Allah di Yaman, serta (Gerakan) perlawanan di Irak, dan mengingat pentingnya menjaga kesiapan tempur untuk melawan perang dan kejahatan baru, kami berharap dapat berdoa di masjid Al-Aqsa (di Jerusalem) untuk menghormati kemenangan Muslim yang akan segera menjadi berita utama di media global," bunyi pernyataan tersebut.
Menurut IRGC, kesepakatan dengan Hamas akan mendorong Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk bersiap menghadapi gelombang serangan balik, protes, dan perpecahan di dalam Israel. (TASS/Hindustan Times/Z-2)
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
DOKUMEN resmi yang bocor mengungkapkan bahwa UEA berencana menggunakan pangkalan militernya untuk memperkuat Negara Israel dalam perjuangannya melawan Hamas di Palestina.
KELOMPOK perlawanan Palestina, Hamas, mencatat Israel telah 813 kali melanggar gencatan senjata yang diberlakukan di Jalur Gaza sejak 10 Oktober.
GERAKAN Palestina Hamas meyakini bahwa Palestina harus bertanggung jawab atas keamanan internal Jalur Gaza. Pasukan internasional seharusnya hanya memantau garis demarkasi dengan Israel.
AS, Qatar, dan Israel mengadakan pertemuan trilateral di New York pada Minggu (7/12). Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan itu kepada AFP, kemarin.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved