Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 20 warga Palestina, termasuk anak-anak, tewas akibat serangan Israel di tempat penampungan sekolah di Gaza Tengah. Serangan itu juga menewaskan dua perempuan di Nuseirat.
Sekolah itu menampung banyak warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal akibat perang selama setahun di Gaza. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Al-Awda di Nuseirat dan Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al Balah.
Sementara itu, Israel terus menyerang sasaran militan di Jalur Gaza hampir setiap hari. Militer mengatakan mereka berusaha menghindari kerugian terhadap warga sipil serta menyalahkan Hamas dan kelompok bersenjata lain atas kematian mereka karena mereka beroperasi di daerah padat penduduk.
Baca juga : Israel Tuduh Staf UNRWA yang Terbunuh di Gaza Anggota Hamas
Di Gaza utara, pasukan udara dan darat Israel menyerang Jabaliya, tempat yang menurut militer para militan telah berkumpul kembali.
Selama setahun terakhir, pasukan Israel telah berulang kali kembali ke kamp pengungsi yang dibangun sejak perang 1948 di sekitar pendudukan Israel dan daerah lain.
Israel telah memerintahkan evakuasi penuh di Gaza utara, termasuk Kota Gaza.
Baca juga : Menkeu Israel Ingin Negara Yahudi Cakup Palestina hingga Saudi
Diperkirakan 400.000 orang masih berada di wilayah utara setelah evakuasi massal diperintahkan pada minggu-minggu awal perang.
Warga Palestina khawatir Israel bermaksud mengurangi jumlah penduduk di wilayah utara secara permanen untuk membangun pangkalan militer atau permukiman Yahudi di sana.
PBB mengatakan tidak ada bantuan makanan yang masuk ke Gaza utara sejak 1 Oktober.
Baca juga : Setahun Agresi Brutal Israel ke Jalur Gaza Hancurkan 79% Masjid
Pihak militer membenarkan bahwa rumah sakit termasuk dalam perintah evakuasi tetapi mengatakan pihaknya belum menetapkan jadwal dan bekerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk memfasilitasi pemindahan pasien.
Fares Abu Hamza, seorang pejabat di layanan darurat Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan jenazah sejumlah besar syuhada masih belum dikumpulkan dari jalanan dan di bawah reruntuhan.
"Kami tidak dapat menjangkau mereka," katanya seraya menegaskan bahwa anjing sedang memakan sisa-sisa jasad tersebut.
Baca juga : Israel kembali Gempur Sekolah, Banyak Perempuan dan Anak Tewas
Perang dimulai ketika militan pimpinan Hamas menyerang setahun lalu, menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menculik sekitar 250 orang.
Sekitar 100 sandera masih ditahan di Gaza, sepertiganya diyakini tewas.
Pengeboman Israel dan invasi daratnya ke Gaza telah menewaskan lebih dari 42.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza dan menyebabkan sebagian besar wilayah tersebut hancur.
Kementerian tidak membedakan antara militan atau warga sipil, tetapi mengatakan perempuan dan anak-anak merupakan penyebab separuh kematian. Israel mengatakan mereka telah membunuh lebih dari 17.000 pejuang, tanpa memberikan bukti. (TRT World/Z-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved