Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Benjamin Netanyahu berselisih paham dengan perunding gencatan senjata Israel. Ini akibat desakannya bahwa Israel tidak akan mundur dari Koridor Philadelphi di selatan Jalur Gaza.
Koridor Philadelphi, di sepanjang perbatasan dengan Mesir, dan Koridor Netzarim yang melintasi tengah Jalur Gaza, merupakan dua titik hambatan utama dalam perundingan yang didukung oleh Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat (AS).
Netanyahu telah berulang kali menegaskan bahwa Israel tidak akan menyerahkan kendali atas Koridor Philadelphi karena ingin mencegah Hamas menyelundupkan senjata dan pejuang melintasi perbatasan dengan Mesir.
Baca juga : Saat Perundingan Mesir, Serangan Udara Israel Tewaskan 36 Warga Gaza
Dia juga mengatakan Israel harus mempertahankan pos pemeriksaan di Koridor Netzarim untuk menghentikan pergerakan pejuang bersenjata Hamas dari bagian selatan Jalur Gaza ke utara.
Sumber yang mengetahui persoalan ini tanpa menyebut nama mengatakan bahwa Netanyahu setuju untuk menggeser satu posisi di Philadelphi beberapa ratus meter. Namun Netanyahu akan tetap mempertahankan kendali keseluruhan atas koridor tersebut, meskipun ada tekanan dari anggota tim perundingnya untuk meminta lebih banyak konsesi.
"Perdana Menteri bersikeras bahwa situasi ini akan terus berlanjut. Ini bertentangan dengan tekanan dari elemen tertentu dalam tim perundingan yang bersedia menarik diri dari sana," kata orang yang memiliki pengetahuan mendalam tentang perundingan tersebut.
Baca juga : Ini Syarat Gencatan Senjata Hamas dan Jihad Islam dengan Israel
Televisi Channel 12 Israel melaporkan minggu ini bahwa Netanyahu sangat kritis terhadap tim perunding, yang dipimpin oleh David Barnea, kepala badan intelijen Mossad, karena bersedia membuat terlalu banyak konsesi.
Lebih dari 10 bulan setelah serangan 7 Oktober terhadap Israel yang memicu perang, Amerika Serikat telah menekan Israel untuk mengakhiri permusuhan.
Orang-orang bersenjata yang dipimpin Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik sekitar 250 sandera pada 7 Oktober, menurut penghitungan Israel. Sementara pengeboman Israel telah menghancurkan Gaza dan menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan di daerah kantong tersebut.
Netanyahu mendapat tekanan besar untuk mencapai kesepakatan dari keluarga beberapa sandera Israel yang masih berada di Gaza. Banyak dari mereka yang dalam kondisi sangat kritis atas kegagalan mencapai kesepakatan. Para kritikus lain menuduh Netanyahu menghalangi kesepakatan untuk tujuan politiknya sendiri.
Namun dengan tekanan dari kelompok garis keras di kabinetnya sendiri terhadap konsesi apa pun dan dengan jajak pendapat yang menunjukkan peningkatan statistik bencana yang ia dapatkan pada awal perang, perdana menteri telah berulang kali mengatakan bahwa ingin mencapai kemenangan total melawan Hamas. (Arabnews/Z-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved