Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB Linda Thomas-Greenfield memandang sebelah mata resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB yang merekomendasikan Otoritas Palestina. Resolusi yang mengusulkan Otoritas Palestina menjadi anggota penuh PBB itu tidak dapat mengakhiri penjajahan Israel.
Dia menyampaikan komentar tersebut pada konferensi pers di Seoul, Korea Selatan, setelah ditanya sikap AS atas keanggotaan penuh Otoritas Palestina di PBB.
“Kami tidak melihat bahwa melakukan resolusi di DK PBB akan membawa kita ke titik di mana kita dapat menemukan solusi dua negara di masa depan,” kata Thomas-Greenfield.
Baca juga : Amerika Veto Resolusi PBB soal Perang Israel-Hamas
Dia mengatakan Presiden AS Joe Biden dengan tegas mengatakan bahwa Washington mendukung solusi dua negara dan berupaya mewujudkannya sesegera mungkin. Otoritas Palestina diperkirakan akan mendorong DK PBB yang beranggotakan 15 negara untuk melakukan pemungutan suara, pada Kamis (18/4), mengenai rancangan resolusi yang merekomendasikan negara tersebut untuk menjadi anggota penuh badan dunia tersebut.
Anggota DK PBB, Aljazair mengedarkan rancangan teks tersebut pada Selasa malam. Sebuah komite DK PBB yang mempertimbangkan permohonan tersebut tidak dapat membuat rekomendasi dengan suara bulat mengenai permohonan tersebut memenuhi kriteria.
Permohonan untuk menjadi anggota penuh PBB harus disetujui oleh DK PBB dengan AS dapat memberikan hak veto dan kemudian setidaknya dua pertiga dari 193 anggota Majelis Umum.
Baca juga : Badan Bantuan Pengungsi Palestina UNRWA di Ambang Kehancuran
Hanya sedikit kemajuan yang dicapai dalam mencapai status negara Palestina sejak penandatanganan Perjanjian Oslo antara Israel dan Otoritas Palestina pada awal 1990 an.
Salah satu hambatannya adalah perluasan pemukiman Israel, dan Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan mengatakan bahwa Otoritas Palestina belum memenuhi kriteria yang disyaratkan untuk menjadi negara.
Otoritas Palestina, yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas, menjalankan pemerintahan mandiri terbatas di Tepi Barat dan merupakan mitra Israel dalam Perjanjian Oslo. Hamas pada 2007 menggulingkan Otoritas Palestina dari kekuasaan di Jalur Gaza. (CNA/Cah/Z-7)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Dewan Perdamaian (BoP) mendesak Hamas serahkan senjata dan peta terowongan Gaza pekan ini sebagai bagian dari rencana perdamaian tahap kedua Donald Trump.
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan jaminan untuk memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan Malaysia kepada masyarakat Gaza.
Belanda dan Islandia resmi bergabung dengan Afrika Selatan dalam gugatan dugaan genosida Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) per Maret 2026.
Peringatan tahun ini juga diwarnai suasana duka mendalam menyusul kabar gugurnya Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved