Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Para pejabat tinggi Tiongkok akan mengadakan pertemuan tahunan minggu depan. Salah hal yang mungkin akan jadi pembahasan dalam pertemuan ini adalah bagaimana mengatasi perekonomian yang memburuk, mulai dari krisis properti yang berkepanjangan hingga melemahnya belanja domestik.
Pertemuan tersebut diperkirakan tidak akan menghasilkan dana talangan besar-besaran yang menurut para ahli diperlukan untuk mengembalikan perekonomian ke jalurnya.
Sebaliknya, kata Ho-fung Hung, profesor Ekonomi Politik di Universitas Johns Hopkins, mereka akan melanjutkan kebijakan untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan nasional di semua lini.
Baca juga : Diterpa Resesi, Jerman Revisi Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi 2024
“Hal ini tidak akan membantu perekonomian namun dapat membantu negara komunis tersebut mengatasi badai krisis ekonomi,” katanya kepada AFP, Jumat (3/1).
Investasi skala kecil di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta langkah-langkah untuk mengangkat pasar properti Tiongkok yang terlilit utang, dapat menjadi agenda.
Namun, Neil Thomas, seorang analis politik Tiongkok di Asia Society, mengatakan Presiden Xi Jinping tampaknya relatif tidak terpengaruh oleh kesulitan pertumbuhan ekonomi yang dialami negaranya baru-baru ini. “Saya tidak memperkirakan adanya perubahan besar dalam isu-isu inti ekonomi,” katanya kepada AFP.
Baca juga : Ini Dampak Resesi Tiongkok, Hong Kong, dan Eropa ke Indonesia
Hal paling penting dari dua Sesi pertemuan ini adalah Kongres Rakyat Nasional (NPC), badan legislatif Tiongkok, yang dimulai pada Selasa. Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok, sesi pertama, dimulai pada Senin tetapi umumnya dibayangi oleh NPC.
Ribuan delegasi dari seluruh negeri berkumpul dalam sesi untuk menyetujui rancangan undang-undang, anggaran, dan mutasi personel setiap tahun.
Agenda pertama adalah pengumuman Perdana Menteri Li Qiang mengenai sasaran pertumbuhan PDB Tiongkok pada tahun 2024 – yang secara umum diperkirakan akan tetap berada di sekitar lima persen.
Baca juga : Belanja Liburan Tahun Baru di Tiongkok Melonjak Melampaui Tingkat Sebelum Pandemi
“Target PDB kemungkinan besar akan keliru tanpa memperhitungkan betapa besarnya tekanan terhadap perekonomian,” papar Diana Choyleva, kepala ekonom di Enodo Economics.
Selama bertahun-tahun Tiongkok enggan menghadapi tekanan-tekanan tersebut secara langsung dengan memberikan dana talangan (bailout) dalam jumlah besar karena takut memberikan terlalu banyak tekanan pada kas negara yang rentan.
Analis tidak melihat alasan untuk berpikir bahwa hal itu akan segera berubah. Investor dan konsumen mencari langkah-langkah yang dapat mengembalikan kepercayaan mereka.
“Tetapi fokus pemerintah pada pencegahan peningkatan risiko ekonomi dan peningkatan keamanan tidak akan memungkinkan dilakukannya tindakan yang dapat segera meningkatkan dampak positif,” kata Choyleva. (AFP/M-3)
Analisis mengungkap krisis Timur Tengah picu kerugian global US$1 triliun. Di sisi lain, perusahaan minyak raup laba besar di tengah kemiskinan dunia.
DPR menolak wacana PPN jalan tol. Kebijakan dinilai berpotensi menambah beban masyarakat di tengah kenaikan harga BBM.
Presiden Tiongkok Xi Jinping memperingatkan runtuhnya tatanan internasional. Simak dampak geopolitik terhadap portofolio investasi dan aset alternatif.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kunjungi Tiongkok untuk perkuat dagang di tengah ketegangan dengan AS. Spanyol dipandang sebagai gerbang strategis ke pasar global.
Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James T. Riady menyoroti dinamika global yang semakin tidak menentu dan menuntut dunia usaha untuk lebih adaptif.
Sinkronisasi pandangan antara pemberi kerja dan buruh merupakan syarat mutlak dalam menghadapi tekanan ekonomi saat ini.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan ekonomi Indonesia jauh dari krisis. Konsumsi meningkat saat Lebaran 2026 dan berbagai indikator menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Bursa Asia rontok setelah IRGC ancam harga minyak tembus US$200. Nikkei dan KOSPI anjlok di atas 7% akibat kekhawatiran inflasi global pasca serangan AS-Israel ke Iran.
Nilai tukar rial Iran jatuh ke level terendah sepanjang sejarah, memicu inflasi pangan hingga 70%.
Mata uang Iran anjlok ke level kritis. US$1 tembus 1,4 juta rial, ekonomi lumpuh dan protes nasional meledak di berbagai kota.
Presiden Argentina Javier Milei menghadapi ujian besar dua tahun setelah menjabat.
Donald Trump mengungkapkan bantuan AS senilai US$20 miliar kepada Argentina bertujuan membantu Javier Milei menang dalam pemilu sela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved