Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Israel pada Rabu (24/1) meledakkan rumah seorang warga Palestina yang dituduh membantu pembunuhan empat warga Israel di dekat permukiman, Tepi Barat yang diduduki, pada Juni. Ini dikatakan para saksi mata.
Basil Shehadeh ditangkap karena dicurigai membantu dua warga Palestina lainnya melakukan penembakan mematikan di suatu pompa bensin dekat permukiman Eli, Tepi Barat bagian utara. Para penyerang, Muhannad Shehadeh dan Khaled Sabah, dibunuh oleh pasukan Israel.
Pasukan menyerbu desa Orif semalaman dan mengepung rumah Basil Shehadeh, kata para saksi mata. "Keluarga tersebut dievakuasi dari gedung tiga lantai, kemudian lantai dua gedung tersebut diledakkan," kata sekretaris dewan desa Adel al-Amer kepada AFP.
Baca juga: Israel Bombardir Kamp Pengungsi Tulkarem dan Nablus Tepi Barat, 7 Orang Tewas
Militer Israel membenarkan bahwa mereka telah menghancurkan rumah Basil dalam semalam. "Pembongkaran ini dilakukan setelah penghancuran tempat tinggal milik teroris lain yang terlibat dalam serangan yang sama," kata tentara kepada AFP dalam suatu pernyataan.
Israel secara rutin menghancurkan rumah-rumah warga Palestina yang dituduh melakukan serangan. Alasannya, tindakan tersebut merupakan tindakan pencegahan.
Para kritikus mengatakan tindakan tersebut merupakan hukuman kolektif. Penembakan di dekat permukiman Eli terjadi pada 20 Juni tahun lalu, sehari setelah pasukan Israel melancarkan serangan mematikan di kota Jenin, Tepi Barat utara.
Baca juga: Israel Serbu Kampus An-Najah Nablus dan Tangkap Puluhan Mahasiswa Palestina
Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari pada 1967. Tidak termasuk Jerusalem timur yang dianeksasi, wilayah tersebut kini menjadi rumah bagi sekitar 490.000 warga Israel yang tinggal di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.
Kekerasan telah berkobar di Tepi Barat sejak serangan militan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober yang memicu perang di Gaza. Lebih dari 360 orang telah dibunuh oleh pasukan dan pemukim Israel, menurut kementerian kesehatan Palestina di Ramallah. (Z-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved