Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12 sandera lainnya dibebaskan dari penawanan di Gaza dengan imbalan tahanan Palestina berdasarkan perpanjangan gencatan senjata, ketika para mediator berupaya menghentikan perang Israel-Hamas yang telah berlangsung selama tujuh minggu.
"Sepuluh warga Israel dan dua warga Thailand dibebaskan," kata kantor perdana menteri Israel. Tentara mengatakan mereka diserahkan ke Palang Merah dan berada di dalam wilayah Israel.
Layanan penjara Israel kemudian mengatakan 30 tahanan Palestina dibebaskan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.
Baca juga: So Sweet, Momen Perpisahan Sandera Maya Regev dan Pejuang Hamas
Seorang jurnalis AFP melihat pejuang bertopeng dan bersenjata, beberapa dari Hamas dan lainnya dari Jihad Islam, menyerahkan sandera kepada petugas Palang Merah di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir.
Tokoh internasional memuji penghentian permusuhan dan pembebasan tawanan sebagai harapan dalam konflik yang dipicu oleh serangan mematikan Hamas yang memicu serangan militer Israel di Jalur Gaza.
Baca juga: 2 Warga Palestina Dibunuh Pasukan Israel di Tepi Barat
Israel dan Hamas saling menuduh melanggar perpanjangan waktu jeda dalam insiden pada hari Selasa, meskipun pejabat Qatar yang menjadi mediator mengatakan hal ini tidak membuat gencatan senjata keluar dari jalurnya.
Ketika perpanjangan gencatan senjata selama dua hari tampaknya akan dilaksanakan, kepala intelijen AS dan Israel berada di Doha, ibu kota Qatar, untuk membahas “fase selanjutnya” dari perjanjian tersebut, kata sebuah sumber yang mengetahui kunjungan mereka.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari mengatakan warga Israel yang dibebaskan adalah sembilan perempuan dan seorang gadis berusia 17 tahun. Mereka termasuk seorang warga negara ganda Filipina dan dua warga negara ganda Argentina.
Mia Leimberg, 17, adalah sandera termuda yang dibebaskan, Selasa. Dia dibawa kembali ke Israel bersama ibunya, Gabriela Leimberg, 59, dan bibinya Clara Marman, 63, yang semuanya diculik dari Nir Yitzhak kibbutz.
Remaja itu terlihat dalam rekaman setelah dia dibebaskan sambil menggendong anjingnya, Bella. Berasal dari Yerusalem, keluarga Leimberg sedang mengunjungi Marman, saudara perempuan Gabriela, ketika Nir Yitzhak diserang pada 7 Oktober.
Rekan Marman, Luis Har dan saudara laki-lakinya Fernando Marman juga disandera dan tetap berada di Gaza. Keluarga tersebut berlindung di ruang aman rumah dan mencoba memblokir pintu dengan kursi, tetapi tidak berhasil.
Keluarga tersebut adalah warga negara Argentina, menurut laporan media.
Di pintu masuk sekolah seni yang dihadiri Mia di Yerusalem, sebuah spanduk dipasang setelah penculikannya berbunyi: "Mia, kami menunggumu kembali!" (AFP/Z-3)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
Dewan Perdamaian (BoP) mendesak Hamas serahkan senjata dan peta terowongan Gaza pekan ini sebagai bagian dari rencana perdamaian tahap kedua Donald Trump.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved