Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Lebanon mengatakan bahwa mereka telah menembakkan gas air mata ke arah pasukan Israel di perbatasan sebagai tanggapan atas bom asap yang ditembakkan ke arah pasukannya.
Dalam aksi saling serang itu, Israel mengatakan bahwa Libanon yang memulai konfrontasi tersebut.
Ketegangan telah berkobar di sepanjang perbatasan selama beberapa bulan terakhir. Bahkan roket-roket ditembakkan ke Israel selama gejolak kekerasan Israel-Palestina dan para anggota kelompok bersenjata Libanon, Hizbullah, atau para pendukungnya berhadapan dengan pasukan Israel.
Baca juga : Pemimpin Hizbullah Ancam Kirim Israel kembali ke Zaman Batu
"Elemen-elemen musuh Israel melanggar garis penarikan dan menembakkan bom asap ke arah patroli tentara Libanon yang mengiringi sebuah buldoser yang memindahkan tanggul tanah yang dibangun oleh musuh Israel di utara garis penarikan, garis biru, di daerah Bastra," kata tentara Libanon dalam sebuah pernyataan.
Insiden itu terjadi di Chebaa Farms dan perbukitan Kfar Chouba. Wilayah yang direbut oleh Israel dari Suriah selama perang Timur Tengah 1967 dan merupakan bagian dari Dataran Tinggi Golan Suriah yang dicaplok Israel pada tahun 1981.
Baca juga : Netanyahu Abaikan Isu Palestina dalam Kesepakatan Arab-Israel
Pencaplokan sepihak tersebut tidak diakui oleh dunia internasional, kecuali oleh pemerintahan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Suriah menuntut kembalinya wilayah tersebut. Pemerintah Libanon mengatakan bahwa wilayah tersebut adalah milik Libanon.
Militer Israel mengatakan bahwa Lebanon yang memulai kekerasan tersebut.
"Beberapa waktu yang lalu, tentara (Israel) melihat sebuah kendaraan teknik melintasi Garis Biru dari Lebanon ke wilayah Israel di daerah Gunung Dov," tulis pernyataan dari militer Israel.
"Sebagai tanggapan, tentara (Israel) menggunakan alat pembubaran kerusuhan,” lanjutnya.
"Kendaraan itu kembali ke wilayah Libanon,” terang militer.
Perbatasan Libanon-Israel relatif tenang sejak Israel dan Hizbullah bertempur selama 34 hari pada tahun 2006. Meskipun demikian, masih ada ketegangan.
Pada bulan April, Israel melancarkan serangan udara yang jarang terjadi di Libanon selatan setelah pesawat tempur menembakkan hampir tiga lusin roket dari Lebanon ke Israel, melukai dua orang dan menyebabkan kerusakan properti. (Aljazeera/Z-4)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
PEMERINTAH Suriah belum siap untuk berunding sampai pihak Israel memenuhi persyaratan Perjanjian Pelepasan 1974. Demikian dilaporkan saluran TV Suriah Al-Ikhbaria.
Pasukan militer Israel tidak akan mundur dari zona demiliterisasi yang baru-baru ini diduduki di Dataran Tinggi Golan Suriah dan akan tinggal di sana tanpa batas waktu.
PEMERINTAH Israel menyetujui rencana untuk mendorong perluasan permukiman di Dataran Tinggi Golan, Suriah, yang saat ini diduduki.
HAMAS mengucapkan selamat kepada rakyat Suriah karena mencapai cita-cita mereka untuk kebebasan dan keadilan. Ini disampaikan setelah pemerintahan Bashar al-Assad jatuh.
Apa itu Israel Raya dan mengapa tidak dapat diterima oleh Palestina dan dunia Muslim? Lebih jauh, ketahui selengkapnya di bawah ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved