Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG remaja Palestina meninggal pada Senin (7/8/2023) beberapa hari setelah ditembak oleh seorang penjaga permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki. Ini merupakan kematian terbaru dalam gelombang kekerasan.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Ramzi Fathi Hamed yang berusia 17 tahun, "Meninggal setelah ditembak oleh pendudukan (Israel) beberapa hari lalu di Silwad." Ini desa Palestina di timur laut Ramallah.
Tentara Israel mengatakan Hamed, "Melemparkan bom molotov ke penjaga permukiman," yang membalas dengan tembakan. Insiden itu terjadi di luar pemukiman Ofra, yang terletak di selatan Silwad.
Baca juga: 5 Orang Tewas akibat Bentrokan di Kamp Pengungsi Palestina
Seorang juru bicara militer mengidentifikasi penjaga itu sebagai anggota pasukan keamanan tanpa menjelaskan lebih lanjut. Seorang juru bicara dewan permukiman Israel setempat mengatakan dia tidak mengetahui rincian insiden itu ketika dihubungi oleh AFP.
Wali Kota Silwad, Raed Hamed, mengatakan remaja itu berada di dalam mobil bersama pemuda lain ketika dia ditembak. "Orang yang menembak mereka ialah penjaga pemukiman Ofra," katanya kepada AFP.
Baca juga: Tiga Militan Palestina Dibunuh Pasukan Israel di Tepi Barat
Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari tahun 1967. Tidak termasuk Jerusalem timur yang dianeksasi, wilayah itu ialah rumah bagi hampir tiga juta warga Palestina dan sekitar 490.000 warga Israel yang tinggal di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.
Kematian Hamed menambah tujuh warga Palestina lain yang tewas sejak Jumat di Tepi Barat dan Israel. Dua remaja Palestina dibunuh oleh pasukan atau pemukim Israel dalam insiden terpisah di Tepi Barat pada Jumat lalu.
Baca juga: Serangan Israel di Dekat Damaskus Bunuh Enam Orang
Sehari kemudian, seorang pria Palestina di kota Israel Tel Aviv membunuh seorang petugas kota Israel. Rekannya lantas menembak mati si penyerang. Pada Minggu di Tepi Barat utara, pasukan Israel membunuh tiga warga Palestina yang diklaim tentara sebagai militan yang menimbulkan ancaman segera.
Kekerasan tahun ini terkait dengan konflik Israel-Palestina menewaskan sedikitnya 212 warga Palestina, 28 warga Israel, satu Ukraina, dan satu Italia, menurut penghitungan AFP yang dikumpulkan dari sumber-sumber resmi di kedua belah pihak. Mereka termasuk, di pihak Palestina, pejuang, serta warga sipil dan, di pihak Israel, tiga anggota minoritas Arab. (Z-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved