Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar Jepang untuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) Kiya Masahiko menandaskan bahwa ASEAN adalah mitra penting sehingga negaranya berkomitmen meningkatkan kerja sama dengan organisasi kawasan tersebut.
“Secara geopolitik, ASEAN berada di lokasi yang strategis di Indo-Pasifik yang menghubungkan dua samudera. Selain itu, populasi ASEAN yang mencapai 670 juta jiwa dengan ekonomi yang terus tumbuh menjadi alasan bagi Jepang untuk terus menjaga hubungan dengan ASEAN,” kata Masahiko di Jakarta, Kamis (13/4).
Jepang menjadi mitra wicara pertama ASEAN dan pertama kali menjalin dialog informal pada 1973 sebelum diresmikan pada Maret 1977.
Baca juga : Ini Dampak Resesi Tiongkok, Hong Kong, dan Eropa ke Indonesia
Tahun ini memasuki peringatan 50 tahun persahabatan dan kerja sama antara Jepang dan ASEAN. Pertemuan puncak peringatan kemitraan 50 tahun ASEAN-Jepang akan digelar di Tokyo pada Desember mendatang.
Indonesia mendapat giliran menjadi Ketua ASEAN tahun ini dengan mengusung dua tema besar, yakni “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth” atau ASEAN Penting: Pusat Pertumbuhan.
Terdapat tiga elemen penting yang terkandung dalam ASEAN Matters, yakni penguatan kapasitas dan efektivitas ASEAN, persatuan ASEAN, dan sentralitas ASEAN.
Baca juga : ASEAN-Jepang Desak Dibuka Akses Bantuan Kemanusiaan di Gaza Seluas-Luasnya
Sementara dalam pilar Epicentrum of Growth, Indonesia berupaya memastikan elemen-elemen penting yang terdiri atas arsitektur kesehatan, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas keuangan.
Masahiko mengungkapkan, sebagai salah satu mitra ASEAN, Jepang berkomitmen untuk bekerja sama dengan ASEAN sehingga perhimpunan tersebut semakin relevan bagi masyarakat di kawasan Asia Tenggara.
“Perdana Menteri Fumio Kishida telah berkomitmen untuk berkontribusi, bekerja sama dengan ASEAN di sejumlah bidang-bidang penting seperti kerja sama maritim, lalu konektivitas seperti peningkatan kualitas infrastruktur, mengatasi perubahan iklim, penanggulangan bencana, serta kerja sama dalam agenda ekonomi seperti ketahanan rantai pasokan, teknologi digital, dan ketahanan pangan,” pungkas Masahiko. (RO/Z-1)
Penguatan ekonomi hijau di kawasan ASEAN membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga internasional.
Menelusuri sejarah tuan rumah bersama Piala Dunia, mulai dari edisi 2002 hingga rencana ambisius 2026 dan peluang negara ASEAN di masa depan.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam pengendalian kebakaran hutan.
Dino Patti Djalal menyarankan Presiden Prabowo memprioritaskan ASEAN di tengah konflik global, sambil tetap menjalin kerja sama dengan Rusia dan Prancis.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan skuat Garuda tidak merasa inferior menghadapi TailanĀ di final Kejuaraan ASEAN Futsal 2026.
Ia menyinggung, selama ini posisi Jakarta kerap berada di bawah kota-kota besar Asia Tenggara dalam berbagai indikator global. Namun, hasil
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved