Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN di kawasan hutan di Eropa masih terjadi akibat gelombang panas. Bencana ini paling kuat menghantam Inggris, Spanyol dan Prancis.
"Perubahan iklim akan membunuh manusia. Ini membunuh orang, membunuh ekosistem dan keanekaragaman hayati kita," kata Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez.
Dua orang tewas dalam kebakaran di Spanyol. Lebih dari 30 titik kebakaran hutan seluas 220 km persegi di Spanyol membuat ribuan orang dievakuasi. Jumlah itu menambah panjang daftar korban meninggal akibat pemanasan global di negara-negara yang berada di semenanjung Iberia.
Sementara dampak pemanasan global dirasakan juga oleh Italia dengan banyak wilayah yang mengalami kekeringan. Otoritas Inggris telah mengeluarkan peringatan panas ekstrem untuk pertama kalinya.
Rekor suhu tertinggi 38,7 derajat Celcius (101,7F) di Inggris pada 2019 diprediksi dapat terlewati tahun ini. Kantor Meteorologi Inggris memperkirakan negara itu akan mengalami kenaikan suhu hingga 40 derajat Celcius.
Kementerian Perhubungan Inggris menyarankan kepada publik untuk mengurungkan niat bepergian. Sejumlah penerbangan di Bandara Luton, London, ditangguhkan karena tingginya suhu landasan pacu.
Baca juga: Kebakaran Hutan di Prancis Meluas Menjadi 10 Ribu Hektare
Cuaca panas melelehkan landasan pacu di pangkalan udara Royal Air Force Brize Norton. Andrew Simmons dari Al Jazeera, melaporkan dari London, mengatakan Inggris tidak dapat mengatasi gelombang panas, terutama karena infrastruktur yang ketinggalan zaman dan tidak memadai dan kurangnya mesin pendingin udara.
Sementara Prancis mencatatkan rekor suhu tertinggi terjadi tahun ini. Wilayah Brittany yang sering beriklim sedang di Prancis berubah menjadi terik dengan rekor 39,3 derajat Celsius (102,7F).
Ahli meteorologi Francois Gourand mengatakan di beberapa daerah barat daya, itu akan menjadi kiamat panas. Pihak berwenang Prancis mengevakuasi 14.900 orang dari daerah-daerah yang mungkin berada di jalur kebakaran. Secara keseluruhan, lebih dari 31.000 orang terpaksa meninggalkan rumah dan tempat liburan mereka di wilayah Gironde sejak kebakaran hutan dimulai pada 12 Juli.
Lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran akan membantu 1.500 orang yang sudah terlebih dulu memadamkan kobaran api di Gironde.(Aljazeera/OL-5)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
Amerika Serikat bagian barat daya dilanda gelombang panas prematur yang memecahkan rekor. Phoenix hingga California siaga suhu ekstrem di pertengahan Maret.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Studi mengungkap batas ketahanan tubuh manusia pada suhu ekstrem, wet-bulb 35°C. Panas ekstrem akibat perubahan iklim bisa memicu heat stroke hingga kematian.
Studi World Weather Attribution ungkap gelombang panas ekstrem yang picu kebakaran hutan Spanyol-Portugal 40 kali lebih mungkin akibat krisis iklim.
Penelitian terbaru menemukan paparan gelombang panas berulang dapat mempercepat proses penuaan manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved