Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 15 warga Ukraina tewas dan puluhan lainnya terkubur reruntuhan bangunan yang hancur diserang roket tipe Uragan milik Rusia. Kremlin menyerang sebuah blok apartemen lima lantai itu yang berada di Donetsk.
Sejumlah pejabat Ukraina mengatakan serangan itu terjadi pada Minggu (10/7). Mereka juga melaporkan prajuritnya baku tembak dengan pasukan Rusia di wilayah timur dan selatan Donetsk.
Sementara pasukan Rusia mengklaim telah menggempur beberapa hangar militer Ukraina yang menyimpan artileri buatan Amerika Serikat (AS) di dekat Kostyantynivka di Donetsk.
Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan bahwa serangan terhadap apartemen lima lantai di wilayahnya ini terjadi pada Sabtu (9/7) malam. Lokasi tepatnya di Kota Chasiv Yar.
Otoritas setempat mencatat korban meninggal dari serangan tersebut mencapai 15 orang dan 24 lainnya terperangkap di balik reruntuhan bangunan.
"Kami berlari ke arah ruangan bawah tanah. Ada tiga serangan, yang pertama mungkin menghantam area dapur," kata seorang warga lokal Ludmilla.
Baca juga: AS-Israel Tekan Sekutu Arab Bangun Pertahanan Udara Lawan Iran
"Serangan kedua saya tidak begitu mengingatnya. Kami hanya fokus berlari ke ruang bawah tanah. Kami duduk di sana sepanjang malam hingga pagi ini," lanjut dia.
Seorang penyintas lainnya bernama Venera mengaku sempat ingin menyelamatkan dua anak kucingnya saat serangan terjadi. "Saya terlempar ke arah kamar mandi. Situasinya benar-benar kacau. Semua orang berlumuran darah," ungkapnya sambil menangis.
"Saat saya meninggalkan kamar mandi, ruangan apartemen sudah penuh dengan reruntuhan. Tiga lantai di atas roboh. Saya tidak menemukan anak kucing saya di sana," sambungnya.
Kyrylenko menuliskan via Telegram bahwa petugas di Chasiv Yar telah menyingkirkan hampir 99 ton reruntuhan. Operasi penyelamatan terus berlangsung untuk mengevakuasi korban yang masih terperangkap reruntuhan.
Kepala Staf Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Andriy Yermak, mengatakan di Telegram bahwa gempuran tersebut merupakan serangan teroris. Rusia disebutnya perlu dinyatakan sebagai negara pendukung terorisme. (Irish Examiner/S-2)
Raja Charles III sampaikan pidato krusial di depan Kongres AS. Tekankan pentingnya aliansi NATO, krisis iklim, hingga dukungan untuk Ukraina di tengah tensi politik.
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
Ukraina memperingati 40 tahun bencana Chernobyl di tengah konflik dengan Rusia. Risiko nuklir kembali jadi sorotan global.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Seorang pria bersenjata melakukan penembakan brutal di Distrik Holosiivskyi, Kyiv. Enam orang tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam insiden langka ini.
IRGC hantam gudang sistem anti-drone Ukraina di Dubai. 21 personel Ukraina dikhawatirkan tewas dalam operasi yang menyasar aset militer pendukung AS di wilayah UEA.
Dalam dunia yang semakin rentan dengan politik identitas religius, menjaga jarak antara iman dan peluru merupakan tanda kedewasaan beragama.
Sebanyak 415 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam operasi melawan Iran. Konflik meningkat sejak serangan gabungan AS-Israel pada Februari.
Tak cuma Iran, negara-negara sekutu seperti Prancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Korsel, Jepang, Kanada, dll pun mulai berani berkata 'tidak' kepada mereka.
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
Overthinking dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi tertekan, stres, hingga situasi sosial ekonomi.
“WAR is the father of all things,” tulis Heraclitus lebih dari dua milenium lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved