Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pemukim Israel menikam seorang warga Palestina hingga tewas di Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (21/6). Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Palestina.
Pria itu, "Ditikam langsung di jantungnya oleh seorang pemukim," kata kementerian itu dalam suatu pernyataan. Kementerian mengidentifikasi dia sebagai Ali Harb, 27, dari desa Iskaka.
Sepupu Harb, Firas Naim, mengatakan kepada AFP bahwa pasukan keamanan Israel hadir ketika Harb terbunuh. Naim mengatakan bahwa dia dan anggota keluarganya, termasuk Harb, pergi ke tanah desa mereka setelah mendengar bahwa pemukim mendirikan tenda di sana.
Sesampai di sana, kata Naim, mereka dihadang oleh pasukan Israel dan penjaga keamanan permukiman yang melepaskan tembakan ke udara. "Setelah mereka menembak ke udara, para pemukim menyerang. Kami hanya berdiri di sana. Seorang pemukim datang dan menikamnya dengan pisau di sini (di sisi tubuh) tanpa alasan," kata Naim yang pakaiannya tertutup darah.
Baca juga: 40 Hari Shireen Wafat, Palestina Desak Israel Serahkan Senjata Pembunuhan
Naim menambahkan bahwa pasukan Israel mencegah orang-orang Palestina mendekati Harb setelah dia terluka.
Polisi Israel mengatakan mereka menerima laporan tentang pertengkaran antara warga Palestina dan Israel di dekat permukiman Ariel di Tepi Barat. "Pasukan polisi tiba di tempat kejadian saat seorang warga Palestina yang terluka parah dibawa ke rumah sakit. Tampaknya ditikam," kata polisi.
Polisi mengatakan insiden itu sedang diselidiki dan, "Identitas penyerang masih belum jelas." Israel merebut Tepi Barat dan Yerusalem timur dari Yordania pada 1967. Sejak itu, hampir setengah juta orang Israel telah pindah ke permukiman yang dianggap ilegal oleh sebagian besar masyarakat internasional.
Pemukim secara luas dituduh melakukan kekerasan terhadap warga Palestina. Otoritas Israel, termasuk pasukan keamanan dan sistem peradilan, telah dikritik karena menutup mata terhadap kekerasan pemukim terhadap warga Palestina.
Kelompok hak asasi Israel B'Tselem telah mendokumentasikan lebih dari 600 insiden kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina sejak 2020, termasuk hampir 200 serangan fisik.
Baca juga: Hamas, Garda Revolusi Iran, Hizbullah Bahas Serangan ke Israel
Penguasa Jalur Gaza, Hamas, mengutuk penikaman mematikan pada Selasa. Pembunuhan itu merupakan, "Perpanjangan dari perang kotor yang dilakukan oleh para pemukim terhadap rakyat kami," dan hasil dari kebijakan Israel yang mengizinkan pemukim, "Untuk mempraktikkan terorisme terorganisasi," kata gerakan Islam Palestina itu.
Pada Minggu, pasukan Israel menembak mati seorang pekerja Palestina ketika dia sedang melintasi penghalang keamanan di Tepi Barat. Kematian itu terjadi di tengah lonjakan kekerasan Israel-Palestina. (AFP/OL-14)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved