Kekuatan Tempur Rusia Hanya Bisa Bertahan 14 Hari Lagi

Cahya Mulyana
15/3/2022 12:58
Kekuatan Tempur Rusia Hanya Bisa Bertahan 14 Hari Lagi
Ilustrasi(Mario Tama/Getty Images/AFP)

Kekuatan pasukan Rusia diklaim hanya dapat mempertahankan kemampuan tempur penuh selama 10 hingga 14 hari lagi. Pertahanan militer dibantu sipil Ukraina menjadi hambatan utama pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menguasai ibu kota Ukraina Kyiv.

Dilansir Daily Mail, sumber senior pertahanan Inggris mengindikasikan serdadu Moskow hanya bisa bertahan dua pekan ke depan. Jika dalam kurun waktu tersebut gagal merebut Kyiv, dipastikan Rusia akan gigit jari dalam upaya menginvasi Ukraina.

Selama waktu tersisa, Putin diyakini akan melancarkan banyak manuver. Pasukan Rusia terus membombardir kota-kota Ukraina termasuk Kyiv dan Kharkiv.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengatakan dalam sebuah video yang dirilis pada Selasa (15/3) waktu setempat pihaknya berjuang keras menghentikan hasrat Putin. "Pejuang yang berani di Ukraina terus menimbulkan kerugian besar pada pasukan Rusia."

Sementara Moskow mengklaim berhasil menjalankan serangan sesuai rencana awal. "Semuanya berjalan sesuai rencana," kata kepala Garda Nasional Rusia Viktor Zolotov.

Namun dirinya mengakui keinginan Putin tidak mudah terwujud dalam waktu cepat. "Tidak semuanya berjalan secepat yang kita inginkan".

Pasukan Rusia terus merenggut banyak nyawa tidak berdosa. Seorang pejabat Ukraina mengatakan seorang Anggota Dewan Kota Bovary, sebelah timur Kyiv, tewas dalam pertempuran dengan Rusia.

Kemudian satu orang sipil juga tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka usai puing-puing rudal yang dicegat Ukraina menghantam perumahan di Kyiv. Sisa-sisa rudal Rusia itu juga menghancurkan sebuah bus dan membakar sebuah gedung apartemen.

Sejumlah penghuni apartemen berhasil dievakuasi usai diserang pasukan udara Rusia tepatnya di distrik Obolon, Kyiv. Tak hanya itu, pabrik pesawat Antonov enam mil dari Kyiv juga terkena serangan serdadu Moskow yang memicu kebakaran besar. Akibat lain insiden ini menewaskan dua orang dan tujuh lainnya mengalami luka-luka. (Daily Mail/Cah)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya