Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL memerintahkan penghentian pembangunan masjid di lingkungan Issawiya, Jerusalem Timur, Senin (3/1). Menurut koresponden kantor berita Palestina, Wafa, polisi Israel bersenjata berat menerobos masuk ke lingkungan itu, yang terletak di lereng timur Jerusalem, dan mengirim perintah untuk menghentikan pembangunan Masjid At-Taqwa.
Bagi penduduk Issawiyeh, desa Palestina berpenduduk sekitar 20.000 jiwa, kendaraan polisi Israel telah menjadi kenyataan sehari-hari di jalan-jalan lingkungan tersebut. Begitu oun drone polisi terbang di atas mereka untuk mengawasi setiap gerakan penduduk lingkungan.
Terletak di perbukitan Jerusalem Timur, desa ini memiliki infrastruktur yang buruk. Penduduk terus-menerus diganggu oleh polisi Israel. Siapa pun, termasuk anak-anak, menghadapi risiko penangkapan sewenang-wenang.
Baca juga: Dukungan untuk Tahanan Palestina yang Kritis akibat Mogok Makan
Lampu sorot polisi bersenjata yang bermusuhan menembus rumah warga saat petugas Israel melakukan penggerebekan di tengah malam, mendobrak rumah, dan menangkap warga.
Sementara pihak berwenang Israel mengklaim penggerebekan polisi ke lingkungan itu dimaksudkan untuk menjaga hukum dan ketertiban. Penduduk dan kelompok hak asasi manusia dengan penuh semangat menegaskan kembali bahwa penggerebekan itu sendiri tampaknya dimaksudkan untuk memprovokasi konfrontasi dan telah menciptakan suasana teror. Soalnya, orangtua menjadi takut membiarkan anak-anak mereka bermain di luar.
Kelompok-kelompok hak asasi telah lama menunjukkan bahwa kebijakan diskriminatif Israel di Jerusalem Timur yang meliputi pembongkaran rumah rutin, alokasi diskriminatif izin bangunan, dan pengusiran paksa warga Palestina dari rumah mereka untuk kepentingan pemukiman kolonial Israel bertujuan mengusir warga Palestina dari kota.
Dengan lebih dari 70% keluarga Palestina di Jerusalem Timur yang dijajah hidup di bawah garis kemiskinan. Jika biaya hidup menjadi terlalu mahal, mereka tidak punya banyak pilihan selain pindah ke lingkungan Jerusalem yang padat di sisi lain tembok pemisah Israel atau ke Tepi Barat.
Baca juga: Ancaman Inggris jika Israel Berani Caplok Tepi Barat Palestina
Setelah Israel menduduki Jerusalem Timur pada 1967, warga Palestina tidak diberikan kewarganegaraan Israel, melainkan diberikan izin tinggal permanen. Izin ini dapat dicabut oleh Israel karena berbagai alasan, termasuk loyalitas yang tidak memadai kepada Negara Israel. (OL-14)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved