Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN telah lelah dengan satu dekade sanksi terus-menerus. Sejak 2011, sekitar delapan juta orang telah turun dari kelas menengah ke strata kelas menengah ke bawah. Masyarakat miskin (telah) membengkak lebih dari empat juta.
Itu ditulis ekonom Djavad Salehi-Isfahani dalam studi terbaru yang diterbitkan oleh Universitas John Hopkins. "Masalah itu diperparah dengan datangnya pandemi covid-19 pada 2020. Selain kurangnya sumber daya untuk membantu mereka yang kehilangan pekerjaan, pemerintah juga belum dapat dengan mudah menjangkau mayoritas pekerja Iran yang memiliki pekerjaan informal."
Krisis juga telah secara tajam mengurangi investasi infrastruktur oleh pemerintah. "Bukan kebetulan bahwa kita mulai melihat pemadaman listrik di Iran," kata Thierry Coville dari Institut Hubungan Internasional dan Strategis di Paris. Ia mengacu pada pemadaman baru-baru ini.
Kubu konservatif Iran telah lama menyalahkan para reformis karena secara naif mempercayai Barat dalam menyetujui kesepakatan nuklir. Namun Rouhani pada Rabu (9/6) membela pencapaian penting selama delapan tahun menjabat.
"Kesepakatan nuklirlah yang menempatkan negara itu di jalan menuju pembangunan (ekonomi). Hari ini solusi untuk masalah negara yakni semua orang kembali ke kesepakatan itu," katanya. "Kami tidak tahu cara lain."
Semua tujuh kandidat presiden--termasuk lima ultrakonservatif yang telah berulang kali mengkritik kesepakatan itu--sekarang setuju bahwa prioritas utama Iran ialah membuat Amerika Serikat mencabut sanksi. (AFP/OL-14)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved