Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) melanjutkan uji coba nuklir tahun ini sebagai cara untuk memaksa pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengadakan dialog. Hal itu disampaikan pakar intelijen AS dalam sebuah laporan yang dirilis pada Selasa.
"Pemimpin Korut Kim Jong Un dapat mengambil sejumlah tindakan agresif dan berpotensi mengganggu kestabilan untuk membentuk kembali lingkungan keamanan regional dan mendorong perselisihan antara Amerika Serikat dan sekutunya - hingga dan termasuk dimulainya kembali uji coba senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua (ICBM)," kata Kantor Direktur Intelijen Nasional dalam sebuah laporan yang membahas ancaman yang dihadapi AS di seluruh dunia.
"Kami menilai bahwa Kim memandang senjata nuklir sebagai pencegah utama terhadap intervensi asing dan percaya bahwa seiring waktu dia akan mendapatkan penerimaan dan penghormatan internasional sebagai kekuatan nuklir," kata laporan itu.
Korut belum menguji rudal jarak jauh dalam lebih dari tiga tahun, dan telah membiarkan pintu terbuka untuk pembicaraan dengan AS tentang denuklirisasi semenanjung Korea.
Tetapi laporan itu mengatakan bahwa Kim mungkin mempertimbangkan apakah akan melanjutkan uji coba rudal atau nuklir jarak jauh tahun ini untuk mencoba memaksa Amerika Serikat menghadapinya dengan persyaratan Pyongyang.
Laporan sebanyak 27 halaman itu juga membahas program nuklir Iran, dan mengantisipasi pengumuman Iran bahwa mereka akan mulai memperkaya uranium hingga kemurnian 60 persen.
Hal itu akan membawanya selangkah lebih dekat ke ambang batas 90 persen yang dibutuhkan uranium untuk digunakan dalam senjata nuklir.
"Kami terus menilai bahwa Iran saat ini tidak melakukan kegiatan pengembangan senjata nuklir utama yang kami nilai akan diperlukan untuk memproduksi perangkat nuklir," kata laporan itu.
"Jika Teheran tidak menerima keringanan sanksi, pejabat Iran mungkin akan mempertimbangkan opsi mulai dari memperkaya uranium hingga 60 persen untuk merancang dan membangun reaktor air berat baru 40 megawatt," kata laporan itu.
Pengumuman Iran pada Selasa (13/4) itu datang dua hari setelah ledakan di fasilitas nuklir utamanya di Natanz, yang dituduhkannya pada musuh bebuyutan Israel.
Perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan utama dunia menyerukan Iran untuk memodifikasi reaktor air beratnya di Arak, yang berada di bawah kendali internasional.(AFP/Nur/OL-09)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Perundingan AS-Iran di Pakistan gagal capai kesepakatan. GREAT Institute menilai inkonsistensi Barat soal nuklir jadi pemicu kebuntuan.
Dalam pidato yang telah disiapkan, dia mengatakan bahwa Iran dan proksinya tetap mampu menyerang kepentingan AS dan sekutunya di Timur Tengah.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
DALAM dinamika politik global tahun 2026 yang kian memanas, pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, kembali mencuri perhatian dunia.
Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa Teheran telah memperkaya uranium hingga mencapai kemurnian 60%, suatu tingkat yang jauh melebihi kebutuhan energi sipil.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved