Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HELIKOPTER yang ditempatkan NASA di Mars dijadwalkan melakukan penerbangan di Planet Merah itu dalam tempo dua hari setelah sukses menguji rotornya. Hal itu diungkapkan Badan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) itu, Jumat (9/4).
Rencana untuk penerbangan pertama helikopter yang diberi nama Ingenuity itu adalah lepas landas dari Kawah Jezero pada Senin (12/4) pukul 2.54 GMT dan terbang di ketinggian 3 meter di atas permukaan selama tiga menit.
"Kondisi helikopter itu bagus. Semua tampak baik," ujar Tim Canham, pemimpin operasi Ingenuity.
Baca juga: AS Tunggu Iran untuk Hidupkan Kembali Kesepakatan Nuklir
"Tadi malam, kami mencoba putaran 50 rpm, dengan menyalakan semua baling-baling dengan perlahan dan berhati-hati," imbuhnya.
Rencananya, pada Minggu (11/4), Ingenuity akan terbang hanya secara vertikal, bertahan selama 30 detik untuk mengambil gambar kendaraan penjelajah Mars Perseverance, yang mendarat di Mars pada 18 Februari.
Penerbangan itu akan berlangsung secara mandiri dengan program yang telah disiapkan di dalam helikopter itu mengingat sinyal butuh 15 menit untuk mencapai Mars dari Bumi serta kondisi Mars yang berat.
"Mars bukan hanya sulit untuk didarati namun juga berat saat Anda lepas landas dan terbang di sekelilingnya," ujar Project Manager Ingenuity Mimi Aung. (AFP/OL-1)
NASA mendukung misi European Space Agency ExoMars. Rover Rosalind Franklin ditargetkan meluncur 2028 untuk mencari jejak kehidupan di Mars.
Rover Curiosity NASA menemukan molekul organik kompleks di Kawah Gale, Mars. Temuan ini memperkuat kemungkinan adanya bahan penyusun kehidupan di masa lalu.
WAHANA penjelajah milik NASA, Curiosity, kembali membuat temuan penting di Mars.
Rover Curiosity NASA temukan formasi batuan unik menyerupai sisik naga di Mars. Simak penjelasan ilmuwan JPL mengenai siklus air kuno di Planet Merah.
Temuan ini diungkap melalui serangkaian foto terbaru yang memperlihatkan pola poligon aneh menyerupai sisik reptil raksasa yang membatu.
Bercak hitam di Mars kembali jadi sorotan ilmuwan. NASA dan ESA mengungkap fenomena ini kemungkinan dipicu debu kering, bukan aliran air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved