Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Iran Saeed Namaki pada Sabtu (13/2) memperingatkan gelombang keempat covid-19, dengan kemungkinan penyebaran virus bermutasi di negara yang paling parah terdampak pandemi di Timur Tengah tersebut.
Presiden Hassan Rouhani melalui stasiun TV pemerintah mengatakan bahwa alarm sedang berbunyi untuk gelombang virus korona baru keempat ketika setidaknya sembilan kota dan daerah di Iran barat daya mengumumkan zona merah berisiko tinggi usai terjadi peningkatan kasus pada Jumat (12/2).
"Hari-hari sulit mulai kita rasakan dan kita harus bersiap melawan virus bermutasi yang paling sulit dikendalikan, yang sayangnya menginfeksi negara," kata Namaki di hadapan pimpinan universitas kedokteran dalam pertemuan yang disiarkan langsung oleh stasiun TV pemerintah.
Namaki mengatakan tiga kematian pertama akibat varian covid-19 Inggris di Iran pekan ini, termasuk pada perempuan berusia 71 tahun tanpa riwayat perjalanan, menunjukkan bahwa virus sedang menyebar dan kemungkinan muncul klaster baru di kota, desa, atau keluarga.
Namaki pun mendesak masyarakat Iran agar menghindari kerumunan supaya 'tidak mengubah pernikahan menjadi pemakaman' selama Februari, saat banyak pasangan melangsungkan pernikahan.
Baca juga: Iran Mulai Gelar Vaksinasi
Iran mulai menjalankan vaksinasi pada warganya pada Selasa (9/2), dua pekan setelah menyatakan tidak ada kota 'merah' di negara tersebut. Vaksinasi berfokus pada petugas medis ICU selagi otoritas menunggu vaksin yang cukup bagi masyarakat umum.
Pada Jumat, Iran menerima 100.000 dari dua juta dosis vaksin covid-19 Sputnik V buatan Rusia yang telah dipesannya. Media pemerintah menyebutkan bahwa Moskow kemungkinan menambah pesanan tersebut hingga lima juta dosis dan mengizinkan Iran untuk memproduksi vaksin secara lokal.
Teheran juga akan menerima lebih dari empat juta dosis vaksin dari produsen AstraZeneca. Iran sendiri berencana memvaksin 1,3 orang hingga 20 Maret. Hingga kini, di Iran mengalami lebih dari 1,5 juta kasus covid-19 dan 58.883 kematian, menurut data Kementerian Kesehatan.
Teheran pada Desember tahun lalu mulai melakukan uji coba pada manusia vaksin pertama. Ada tiga calon vaksin di Iran saat itu. (R-3)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved