Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) kemungkinan akan mengeluarkan persetujuan darurat untuk remdesivir sebagai obat bagi pasien terinfeksi covid-19.
Perkembangan baru itu diungkapkan oleh seorang pejabat senior FDA, Kamis (30/4). Dr. Anthony S. Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan pada Rabu (29/4), percobaan federal menunjukkan bahwa pengobatan dengan remdesivir, obat antivirus eksperimental, dapat mempercepat pemulihan pada pasien yang terinfeksi coronavirus.
Jika benar FDA memberikan persetujuan, maka obat yang dibuat oleh Gilead Sciences itu bisa menjadi obat pertama yang disetujui untuk covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus korona baru. Otorisasi darurat oleh FDA tidak sama dengan persetujuan obat resmi oleh badan itu.
Ketika pemerintah federal mengumumkan darurat kesehatan masyarakat, FDA dapat menyetujui obat atau tes tertentu untuk mengatasi keadaan darurat jika tidak ada alternatif lain. Apalagi saat ini belum ada obat efektif untuk melawan covid-19. Presiden AS Donald Trump berharap FDA segera menyetujui obat tertentu untuk tangani covid-19.
"Kami ingin semuanya aman, tetapi kami ingin melihat persetujuan yang sangat cepat, terutama dengan hal-hal yang berfungsi" katanya dalam pertemuan dengan eksekutif perusahaan di Gedung Putih.
Sejak dimulainya pandemi covid-19, FDA telah bekerja untuk memfasilitasi pengembangan dan ketersediaan penanggulangan medis dan peralatan untuk digunakan oleh pasien, penyedia perawatan kesehatan, dan sistem perawatan kesehatan secepat dan seaman mungkin. Termasuk perangkat tes darah hingga respirator.
baca juga: Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Inggris Kini Ketiga di Dunia
FDA telah bekerja dengan lebih dari 300 pengembang alat tes untuk mendeteksi virus, termasuk banyak yang sudah memberi tahu FDA bahwa mereka telah mengembangkan tes serologis untuk mengidentifikasi individu yang memiliki antibodi terhadap virus dari masa lalu atau saat ini. Namun, sampai saat ini belum ada obat yang direkomendasikan khusus untuk pengobatan covid-19.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Untuk mengatasi ketersediaan obat, strategi pertama adalah bagaimana menyediakan substitusinya.
Spesialis Paru RSPI Sulianti Saroso ingatkan pasien TB untuk konsisten minum obat guna membunuh kuman dorman dan mencegah resistensi obat yang berbahaya.
Pasien tuberkulosis disarankan segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala ringan agar dapat diberikan penanganan yang tepat.
Sebagai obat pereda nyeri (analgesik), penggunaan tramadol wajib berada di bawah pengawasan tenaga medis.
Pengguna sering kali mengincar efek instan Tramadol berupa tubuh yang terasa lebih segar, peningkatan energi, hingga lonjakan suasana hati (mood) dan rasa percaya diri.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved