Palestina Desak Israel Bebaskan Tahanan yang Didiagnosis Covid-19

Haufan Hasyim Salengke
26/4/2020 17:00
Palestina Desak Israel Bebaskan Tahanan yang Didiagnosis Covid-19
Saeb Erekat, Sekretaris Jenderal Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).(AFP)

PALESTINA, Sabtu (25/4), mendesak Israel untuk membebaskan seorang tahanan Palestina yang didiagnosis menderita Covid-19, tiga hari setelah ia ditangkap oleh pasukan Israel di Tepi Barat.

Saeb Erekat, Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina, menuduh Israel melanggar hukum internasional dengan melanjutkan penahanan pria berusia 21 tahun itu dan menuntut pembebasannya segera.

Baca juga: Boris Johnson akan Kembali Bekerja Mulai Senin

"Mohamed Hasan adalah seorang mahasiswa dari Universitas Birzeit yang ditahan oleh penjajah Israel di sebuah pusat penahanan di Yerusalem. Dia telah didiagnosis menderita Covid-19," kata Erekat dalam sebuah pernyataan pers.

Dia menyerukan kepada masyarakat internasional dan Sekretaris Jenderal PBB untuk mewajibkan Israel untuk segera membebaskannya untuk menindaklanjuti kondisi medisnya," menurut pernyataan itu.

Menurut pengacara Hasan, interogasinya diperpanjang selama delapan hari meskipun telah didiagnosis.

Pejabat Palestina memperingatkan situasi Hasan dapat menempatkan ratusan tahanan Palestina lainnya di penjara Israel berisiko tertular virus sangat menular tersebut. (Xinuha/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya