Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Malaysia telah memperpanjang Movement Control Order (MCO) hingga 14 April mendatang. Kementerian Luar Negeri RI menilai kebijakan itu tidak hanya berdampak bagi penduduk setempat, melainkan juga warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Jiran.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Judha Nugraha, mengatakan mayoritas WNI di Malaysia adalah pekerja migran. Menurutnya, golongan yang paling terdampak MOC ialah WNI yang bekerja sebagai buruh harian lepas.
Baca juga: Pemerintah Minta WNI di Malaysia Jangan Pulang Dulu
“Sedangkan mayoritas pekerja migran Indonesia yang memiliki majikan dalam kondisi relatif baik,” ujar Judha melalui telekonferensi, Rabu (1/4).
Merespons persoalan di tengah pandemi covid-19, seluruh perwakilan Indonesia di Malaysia telah memberikan bantuan logistik kepada pekerja migran Indonesia (PMI) yang paling rentan. Hingga Rabu (1/4), perwakilan Indonesia di Malaysia telah menyalurkan 3.143 paket bantuan logistik dan menyiapkan hamper 3.000 paket tambahan.
Terkait kepulangan WNI dari Malaysia, sepanjang 18-31 Maret tercatat 34.696 orang pulang ke Tanah Air. Mayoritas adalah warga negara Indonesia pemegang fasilitas bebas visa 30 hari. “Jadi bukan pekerja migran kita yang menetap di Malaysia yang memiliki izin tinggal tetap dan izin kerja tetap,” pungkas Judha.
Baca juga: Wabah Covid-19 Meningkat, Malaysia Terapkan Lockdown
Direktur Timur Tengah Kemenlu, Achmad Rizal Purnama, menuturkan Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, telah melakukan komunikasi intensif dengan sekitar delapan Menlu dari berbagai negara dalam 10 terakhir. Terbaru, Retno berkomunikasi dengan Menlu Inggris dan Menlu India pada Rabu (1/4) ini.
Fokusnya ialah menggarisbawahi arti penting kerja sama dan kolaborasi internasional dalam mengantisipasi pandemic covid-19. “Ibu Menlu selalu menggarisbawahi pentingnya jangan ada hambatan bagi perdagangan. Karena meskipun kondisi global seperti ini, lalu lintas orang terbatas. Tetapi lalu lintas barang dalam hal ini ekonomi harus tetap didorong agar berjalan,” jelas Rizal.(OL-11)
Kimia Farma, memandang kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Luar Negeri, sebagai langkah penting dalam membuka akses pasar internasional.
Pemerintah melalui Kemenlu RI pastikan proses pemulangan tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon berjalan maksimal di tengah tantangan konflik bersenjata.
Kemenlu RI tegaskan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza dan pembahasan Board of Peace (BoP) ditangguhkan. Simak alasan terkait eskalasi Timur Tengah.
Kemenlu RI konfirmasi 2 penerbangan Emirates dari Jakarta & Denpasar dialihkan akibat insiden drone di UEA. Simak kondisi terkini WNI di Dubai di sini.
Kemenlu RI tegaskan komitmen multilateralisme di seminar PBB ke-80. Indonesia dukung UN 80 Initiative untuk sistem PBB yang lebih efektif, inklusif, dan relevan.
Kemenlu RI pastikan keselamatan WNI di Iran usai serangan udara AS & Israel pada 28 Februari 2026. Simak hotline darurat KBRI Tehran dan situasi terkini di sana.
Misi Dagang ini menjadi yang pertama digelar di luar negeri pada tahun 2026 diikuti oleh sekitar 105 pelaku usaha dari berbagai sektor strategis.
Tim gabungan TNI AL dan BAIS TNI mengamankan 5 PMI ilegal dan 1 ABK yang pulang dari Malaysia melalui jalur tikus di Coastal Area Karimun.
George mengatakan pihak berwenang secara aktif membantu mengoordinasikan pendataan korban untuk keperluan evakuasi dan distribusi bantuan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan sinyal kuat bahwa pemerintahannya, melalui perusahaan migas nasional Petronas, siap melakukan negosiasi dengan Rusia.
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/SL berhasil menggagalkan penyelundupan 192 botol miras ilegal di Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara.
Kwarnas tetapkan Gudep Pramuka KBRI Kuala Lumpur sebagai percontohan luar negeri. Memiliki pembina tersertifikasi, aktif di Malaysia, dan siap kirim regu ke Jamnas XII.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved