Buka Pasar Internasional Kimia Farma Gandeng Kemenlu

Naviandri
14/4/2026 21:27
Buka Pasar Internasional Kimia Farma Gandeng Kemenlu
Kimia Farma, gandeng Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk tembus pasar luar negeri.(Dok.Bio Farma Group)

SEBAGAI bagian dari Bio Farma Group, Kimia Farma, memandang kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), sebagai langkah penting dalam membuka akses pasar internasional. Sinergi ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses pasar, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi kesehatan global.

“Agenda ini merupakan momentum strategis untuk memperluas akses pasar global sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi kesehatan. Kami terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi agar kompetitif di tingkat internasional,” ungkap Direktur Komersial Kimia Farma, Hanadi Setiarto Selasa (14/7).

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bio Farma, Jeffri Susanto memaparkan bahwa peran holding menjadi elemen penting dalam memperkuat integrasi dan daya saing Bio Farma Group.

“Sebagai satu ekosistem, Bio Farma Group memiliki kekuatan sinergi yang saling melengkapi, mulai dari pengembangan, produksi, hingga distribusi. Integrasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing industri farmasi nasional, memperkuat ketahanan kesehatan dan mendukung langkah Indonesia untuk semakin aktif dalam pasar kesehatan global,” terangnya.

Menurut Jeffri, kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen perseroan untuk terus memperkuat kolaborasi strategis lintas sektor dan lintas negara, meningkatkan daya saing produk. Serta mengoptimalkan diplomasi kesehatan sebagaisalah satu enabler penting dalam pengembangan pasar ekspor farmasi nasional.

"Melalui sinergi yang berkelanjutan antara Bio Farma Group dan pemerintah, diharapkan industri farmasi nasional dapat semakin berperan dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra kesehatan global yang terpercaya, sekaligus mendorong pertumbuhan industri kesehatan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan," paparnya.

PT Bio Farma sendiri adalah perusahaan induk Bio Farma Group dan merupakan BUMN Farmasi yang bergerak pada bidang life science dan merupakan produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara. Dengan kapasitas produksi lebih dari 3,4 miliar dosis vaksin per tahun, perusahaan telah mengekspor produknya ke lebih dari 150 negara.  

Bio Farma merupakan perusahaan induk dari dua emiten farmasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Indofarma (INAF). (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya