Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PESAWAT Boeing 737 milik maskapai nasional Ukraina jatuh akibat masalah teknis sesaat setelah lepas landas dari bandara Imam Khomeini, Taheran, Iran, Rabu, (8/1).
Kantor berita Iran, IRNA melaporkan167 penumpang dan 9 anggota awak yang berada didalam pesawat yang dioperasikan oleh Ukraina International Airlines tewas dalam kecelakaan.
"Semua 167 penumpang dan 9 anggota awak tewas dalam kecelakaan itu, " kata juru bicara Bandara Imam Khomeini, seperti dilansir IRNA, Rabu, (8/1).
Sementara itu, Kepala layanan darurat Iran, Pirhossein Koulivand kepada pihak stasiun tv Iran mengatakan api dalam kecelakaan pesawat tersebut, terlalu besar sehingga sulit untuk dapat melakukan penyelamatan.
"Apinya begitu besar sehingga kami tidak dapat melakukan penyelamatan, kami mempunyai 22 ambulans, empat bus ambulans, dan satu helikopter di lokasi kejadian, " ungkap Pirhossein.
Dapat diketahui, menurut layanan pelacak udara FlightRadar24, pesawat yang jatuh merupakan pesawat dengan nomor penerbangan PS 752 dengan tujuan Kiev yang merupakan Ibu kota Ukraina (IRNA/Ant/Rif/OL-09)
Kemenhub menjelaskan kronologi kecelakaan pesawat pelita Air rute Long Bawan–Tarakan. Pilot Capt. Hendrick Lodewyck Adam meninggal dunia.Penyebab kecelakaan masih diselidiki
Tim Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan yang menangani kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT dinyatakan memenuhi persyaratan kelaikudaraan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 belum bisa disimpulkan.
TIM SAR mendirikan tenda di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan setelah penemuan badan dan ekor pesawat ATR 42 -500
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved