Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Iran berkumpul di Kota Kerman, Selasa (7/1), untuk menghadiri pemakaman Jenderal Qasem Soleimani dalam rangkaian akhir prosesi pemakaman pimpinan militer yang tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika Serikat (AS).
Jumlah pelayat yang hadir di kota kelahiran komandan Garda Revolusi Iran itu tampaknya menyamai jumlah ornag yang hadir di Teheran, Qom, Mashhad, dan Ahvaz.
Para pelayat itu berkumpul mulai dari Lapangan Azadi tempat dua peti jenazah berselimutkan bendera ditempatkan. Peti jenazah kedua disebut berisi jenazah ajudan Soleimani, Brigadir Jenderal Hossein Pourjafari.
"Kita berada di sini untuk memberikan penghormatan bagi seorang jenderal besar," ujar seorang pelayat yang datang dari Kota Shiraz untuk menghadiri pemakaman di Kerman.
Baca juga: Terkait Iran, Bolsonaro Tegaskan Dukungan untuk Trump
"Haji Qasem bukan hanya dicintai di Kerman atau Iran namun di seluruh dunia," kata pelayat lainnya Hemmat Dehghan.
"Keamanan seluruh dunia, muslim, syiah, Irak, Suriah, Afghanistan, dan terutama Iran adalah berkat dirinya," imbuh veteran perang berusia 56 tahun itu.
Soleimani tewas di luar bandara Baghdad, Jumat (3/1), dalam sebuah serangan nirawak yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump. Serangan itu meningkatkan ketegangan di kawasan dengan Iran berjanji akan melancarkan serangan balasan.
Soleimani dijadwalkan dimakamkan di pemakaman martir antara pukul 14.00 dan 16.00 waktu setempat atau pukul 17.30 WIB dan pukul 19.30 WIB. (AFP/OL-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved