Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei hari ini memimpin doa bersama untuk menghormati jenazah Mayor Jenderal Qassem Soleimani, pemimpin pasukan militer elite Iran, Quds, di Universitas Teheran sebelum prosesi ke Azadi Square.
Jenazah Soleimani kemudian dibawa ke kota suci Qom untuk upacara di Kuil Masumeh menjelang pemakaman di kota kelahirannya, Provinsi Kerman, Selasa (7/1).
Soleimani tewas dalam serangan udara AS atas perintah Presiden Donald Trump di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat (3/1). Tewasnya Soleimani memicu kekhawatiran perang baru di Timur Tengah.
Selain Soleimani, serangan AS juga menewaskan Wakil Komandan Pasukan Mobilisasi Populer Abu Mahdi al-Muhandis.
Sebagai reaksi tewasnya Soleimani, kemarin, gelombang pelayat memenuhi jalan-jalan di Kota Ahvaz. Menurut laporan kantor berita semiresmi Iran, ISNA, jasad Soleimani dan lima jasad warga Iran lain tiba di kota barat daya Iran itu setelah diterbangkan dari Irak menjelang subuh.
"Kematian bagi Amerika," teriak massa yang berkumpul di jalan-jalan Kota Ahvaz.
Ribuan pelayat berpakaian hitam berkumpul di Mollavi Square dengan membentangkan bendera Iran. Selain di Mollavi Square, pelayat juga memadati jalan-jalan di sekitar pusat Kota Ahva yang berpenduduk 1,3 juta orang itu.
Serangan AS ke Bandara Internasional Baghdad pun mendapat kecaman pemimpin dunia. Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei memberi peringatan bahwa aksi balas dendam tinggal menunggu.
Dengan sikap dan tindakan yang kerap memicu kontroversi, Trump tidak gentar dengan gertakan dan ancaman Iran. Di akun Twitter-nya, dia menantang dan siap merespons serangan balasan dari militer Iran ataupun pendukungnya.
Bahkan setelah menginstruksikan pembunuhan terhadap Soleimani, kini Trump memperingatkan bahwa pihaknya menargetkan 52 situs di Iran. Ia menyebut akan menyerang situs itu dengan sangat cepat dan keras apabila Iran menyerang personel ataupun aset milik AS.
Trump mengatakan ke-52 situs di Iran yang ditargetkan tersebut mewakili jumlah orang AS yang pernah disandera di Kedutaan AS di Teheran, Iran, sejak 4 November 1979 hingga 20 Januari 1981.
"Pada tingkat yang sangat tinggi dan penting bagi Iran serta budaya Iran. Semua target maupun Iran akan diserang dengan sangat cepat dan keras," demikian cicitan Trump diakun Twitter miliknya, kemarin. (Uca/Der/AFP/X-3)
Berita terkait halaman 10 & 13
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved