Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN hutan melanda wilayah timur Australia sejak Jumat (8/11/2019). Dampak kebakaran dilaporkan dua orang tewas dan 100 rumah hancur dalam kebakaran hutan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut.
Menteri Utama negara bagian New South Wales, Gladys Berejiklian mengatakan jumlah tersebut belum termasuk 7 orang lainnya yang masih belum ditemukan. Saat ini petugas pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan sejumlah titik api yang berkobar di negara bagian itu.
"Saya minta maaf untuk mengatakan bahwa jumlah itu dapat bertambah pada siang hari," kata Gladys Berejiklian, Sabtu (9/11/2019).
Petugas mengatakan dua korban tewas tersebut, yakni satu jenazah ditemukan di dalam mobil di tengah kebakaran, dan seorang wanita yang meninggal setelah petugas medis berupaya keras menyelamatkannya.
Di samping itu, sekitar 30 orang terluka dalam bencana kebakaran tersebut. Rata-rata korban luka adalah petugas pemadam kebakaran. Hampir ada 100 titik api berkobar di New South Wales dan Queensland - meskipun hanya 5 titik api yang dianggap sangat berbahaya.
"Melihat situasi ini, tampaknya ada 100 rumah yang hancur dalam kebakaran," terang dinas pemadam kebakaran setempat.
Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan besarnya jumlah titik api dalam kebakaran itu sangat mengkhawatirkan. Ia mengimbau warga setempat untuk tetap waspada dan mendengarkan arahan otoritas berwenang.
"Saya rutin mendapat pembaruan terkini dan kami siap memberikan bantuan apa pun yang diperlukan," terang Morrison dalam utas Twitter pribadinya, Sabtu (9/11/2019).
baca juga: Menlu: Persahabatan Indonesia-Vietnam Tidak Dibangun Semalam
Dinas pemadam kebakaran menyebut telah mengerahkan 1.200 petugas dan 70 pesawat guna memadamkan kobaran api dan menyelamatkan warga setempat. Kebakaran hutan kerap terjadi di Australia saat menjelang musim panas. Namun, sejumlah ilmuwan memprediksi kebakaran yang terjadi pada tahun ini akan lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya. Akibat perubahan iklim dan siklus cuaca tak menentu memicu angin kencang, kelembaban rendah dan suhu tinggi. (AFP/OL-3)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved