Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron menilai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani menggunakan momen Sidang Majelis Umum ke-74 PBB di New York sebagai kesempatan untuk bertemu.
Dalam diskusinya dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan juga Rouhani, Macron menyebut jika presiden Iran pulang tanpa bertemu Presiden Trump, maka kesempatan berharga seperti saat ini akan sulit terwujud kembali.
Macron juga menduga Trump tidak akan pernah bisa pergi ke Iran untuk menemui Rouhani, sehingga "mereka harus bertemu sekarang juga."
Spekulasi bermunculan mengenai wacana pertemuan antara Trump dan Rouhani di sela Sidang Umum PBB di New York. Trump mengaku belum melihat ada jadwal pertemuan apapun dengan Rouhani.
Baca juga: Washington Terus Tekan Teheran
Menjelang Sidang Umum PBB, Macron telah berusaha menjadi mediator untuk mempertemukan Trump dan Rouhani yang bersitegang atas sejumlah masalah, seperti penarikan perjanjian nuklir 2015 dan serangan terhadap dua fasilitas minyak Arab Saudi.
Orang nomor satu di Prancis itu berharap pertemuan langsung Trump dan Rouhani dapat menurunkan ketegangan. PM Johnson sepakat dengan pandangan tersebut.
"Anda perlu berada di tepi kolam renang dan lompat di waktu yang sama," kata Johnson kepada Rouhani, dikutip dari AFP, Selasa (24/9).
Sementara Rouhani berpendapat Trump harus terlebih dahulu memulihkan kepercayaan Iran sebelum memulai dialog.
Salah satu langkah pemulihan kepercayaan bisa berupa pencabutan sanksi ekonomi, yang kembali dijatuhkan Trump kepada Iran usai terjadinya serangan di dua kilang minyak Saudi.
Pemberontak Houthi asal Yaman mengklaim serangan di Saudi, namun Washington menuduh Iran sebagai dalang sesungguhnya. Teheran membantah keras terlibat dalam penyerangan tersebut. (Medcom/OL-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved