Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA lebih dari seribu tahun, mekarnya bunga Sakura telah menjadi simbol musim semi, harapan, dan penggerak ekonomi di Jepang. Namun, penelitian terbaru menunjukkan sebuah tren yang mengkhawatirkan.
Di beberapa wilayah Jepang, pohon sakura tidak lagi mampu mencapai fase mekar sempurna (full bloom). Fenomena ini disebabkan musim dingin yang luar biasa hangat, yang justru merusak siklus hidup alami pohon ikonik tersebut.
Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Biometeorology ini membingkai ulang pemahaman kita tentang musim semi. Alih-alih datang lebih awal, musim semi kini dianggap hadir dalam kondisi yang "lemah".
Toshio Katsuki dari Japan’s Forestry and Forest Products Research Institute menganalisis pengamatan selama puluhan tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa pohon sakura membutuhkan apa yang disebut sebagai winter chilling, periode dingin yang panjang untuk "membangunkan" kuncup bunga dari masa istirahatnya.
Tanpa suhu dingin yang cukup, kuncup bunga tidak menyelesaikan fase istirahatnya dengan sempurna. Akibatnya, saat udara hangat datang, pohon menerima sinyal yang membingungkan. Sebagian kuncup mekar terlambat, sebagian terhenti, dan sebagian lainnya gugur sebelum sempat membuka.
Dampak paling nyata terlihat di Kagoshima, Pulau Kyushu. Di wilayah yang lebih hangat ini, bunga sakura mekar lebih lambat dari perkiraan dan tidak merata. Celah-celah kosong terlihat di dahan yang seharusnya tertutup rapat oleh warna merah muda.
Data tahun 2024 menunjukkan kontras yang tajam:
Kondisi ini juga mempersulit prediksi festival tahunan. Biasanya, puncak mekar (80% bunga terbuka) dicapai dalam 5 hingga 9 hari setelah bunga pertama muncul. Namun di wilayah yang hangat, rentang waktu ini melar melebihi batas normal, bahkan beberapa tahun tidak pernah mencapai ambang batas resmi untuk disebut "mekar sempurna".
Hilangnya keindahan Sakura bukan sekadar masalah estetika. Sektor perhotelan, restoran, dan festival lokal sangat bergantung pada lonjakan turis selama musim singkat ini.
"Kehilangan ini tidak hanya akan menyebabkan kerusakan ekonomi, tetapi juga sangat melukai semangat masyarakat," ujar Katsuki menekankan bobot emosional dari temuan ini.
Para peneliti memperingatkan masalah yang terjadi di selatan saat ini dapat bergerak ke utara ke kota-kota besar seperti Kyoto, Tokyo, dan Osaka seiring meningkatnya suhu global. Tekanan serupa juga mulai menghantui wilayah luar Jepang, seperti Korea Selatan dan Washington, D.C.
Sebagai solusi, para ahli menyarankan mulai menanam spesies sakura yang memiliki kebutuhan suhu dingin lebih rendah, seperti Cerasus jamasakura yang tumbuh alami di kondisi lebih hangat.
Catatan panjang Jepang sejak tahun 1953 kini menjadi kunci bagi para pengelola taman untuk memutuskan apakah mereka tetap mempertahankan varietas klasik atau harus segera memulai adaptasi sebelum musim semi benar-benar kehilangan pesonanya. (Earth/Z-2)
Pembentukan Satgas ini menjadi langkah strategis tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 untuk memperkuat tata kelola kawasan konservasi secara menyeluruh.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
Ilmuwan Smithsonian (STRI) melaporkan kegagalan fenomena upwelling di Teluk Panama pada 2025 akibat angin yang melemah. Ancaman serius bagi ekosistem dan nelayan.
PEMAHAMAN dan mitigasi perubahan iklim menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya risiko krisis lingkungan global.
Gempa M 6,2 mengguncang Hokkaido, Jepang, Senin (27/4/2026) pagi. JMA melaporkan tidak ada potensi tsunami dan kondisi PLTN Tomari terpantau aman.
Jepang kembali diguncang gempa kuat. Kali ini, gempa magnitudo 6,1 melanda Hokkaido di tengah peringatan risiko megathrust yang baru saja dirilis otoritas.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Amari juga dikenal sebagai ajudan dekat mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe.
Mengenang Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang. Simak daftar peserta, hasil final Brasil vs Jerman, hingga kontroversi wasit yang legendaris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved