Jepang Dilanda Gempa Lagi, Terbaru Berkekuatan Magnitudo 6,2

Andhika Prasetyo
27/4/2026 08:22
Jepang Dilanda Gempa Lagi, Terbaru Berkekuatan Magnitudo 6,2
ilustrasi(Antara)

Gempa besar kembali melanda Jepang. Terbaru, wilayah Hokkaido diguncang gempa bumi bermagnitudo 6,2 pada Senin (27/4) pagi waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengonfirmasi bahwa getaran kuat tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

Berdasarkan data JMA, gempa terjadi pada pukul 05.24 pagi waktu setempat. Pusat gempa (episenter) berada di wilayah Tokaichi, bagian utara Hokkaido, dengan kedalaman mencapai 83 kilometer di bawah permukaan tanah.

Skala Intensitas dan Dampak

Gempa Jepang kali ini tercatat mencapai tingkat 5 dari total 7 skala intensitas seismik Jepang (Shindo). Dalam klasifikasi JMA, skala 5 dideskripsikan sebagai guncangan kuat yang membuat orang-orang sulit berjalan tanpa berpegangan pada benda tetap.

Hingga berita ini diturunkan, otoritas setempat melaporkan belum ada korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut. Kerusakan infrastruktur secara masif juga belum terdeteksi di area terdampak.

Kondisi Fasilitas Nuklir:
Hokkaido Electric Power Co. memastikan tidak ada anomali atau gangguan teknis yang terdeteksi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Tomari pascagempa. Operasional fasilitas tetap terpantau stabil dan aman.

Peringatan Risiko Gempa Susulan

Peristiwa ini terjadi di tengah masa peringatan satu pekan yang diterbitkan oleh JMA mengenai peningkatan risiko gempa kuat. Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Prefektur Aomori di wilayah timur laut Jepang tepat sepekan sebelumnya.

Hokkaido merupakan satu dari tujuh wilayah yang masuk dalam daftar pengawasan ketat JMA terkait potensi aktivitas seismik lanjutan. Pihak berwenang sebelumnya memperkirakan kekuatan gempa Senin pagi ini berada di magnitudo 6,1, namun kemudian direvisi menjadi 6,2 setelah analisis data lebih lanjut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan selalu memantau informasi resmi dari kanal komunikasi pemerintah Jepang.

Sumber: Kyodo

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya