Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HERPES zoster atau yang dikenal dengan cacar api merupakan kondisi yang disebabkan oleh virus varicella zoster yang juga menyebabkan cacar air. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri hebat, rasa terbakar, dan ruam lepuh yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Cacar api dapat terjadi di bagian tubuh mana saja dan biasanya tampak seperti garis tunggal lepuhan yang melingkar. Meskipun penyakit ini tidak mengancam jiwa, tetapi cacar api sangat menyakitkan dan dapat menimbulkan komplikasi neuralgia pascaherpetik.
Setelah menderita cacar air, virus varicella zoster tetap berada dalam tubuh seumur hidup. Virus ini dapat aktif kembali sebagai herpes zoster dan menyebabkan rasa sakit, kesemutan, hingga ruam berupa lepuhan.
Terdapat beberapa faktor lain yang membuat virus cacar api kembali aktif, seperti:
Orang yang belum pernah terkena cacar air atau tidak mendapatkan vaksin cacar air dapat terinfeksi varicella zoster dari seseorang yang menderita herpes zoster. Biasanya, penularan virus dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan dari lepuhan ruam cacar api dan menghirup partikel virus berasal dari lepuhan.
Pada kasus tertentu, cacar api dapat terjadi pada anak. Selama ruam masih ada, virus varicella zoster dapat menular melalui kontak langsung dengan bintil atau ruam cacar api. Namun, orang yang tertular virus ini biasanya akan mengalami cacar air.
Beberapa orang juga mengalami demam, sakit kepala, dan kelelahan. Namun, pada dasarnya, gejala pertama yang dirasakan penderita cacar air adalah nyeri yang sangat hebat.
Selain itu, ruam yang muncul karena cacar api terlihat melingkari tengah punggung hingga tulang dada mengikuti jalur saraf tempat virus tersebut berada dalam keadaan dorman. Ruam juga dapat terjadi di sekitar salah satu mata, leher, atau wajah.
Mendapatkan vaksinasi dan segera mencari pengobatan dengan obat antivirus dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko komplikasi. Penderita cacar api juga dapat meredakan gejala cacar api dengan beberapa cara berikut:
Selain itu, pasien cacar api juga dapat mencegah penyebaran virus kepada orang lain dengan menutupi ruam, menghindari menyentuh atau menggaruk ruam. mencuci tangan secara rutin, serta menghindari kontak dengan orang lain sampai ruam sembuh. (Mayo Clinic/Centers for Disease Control and Prevention (CDC)/Z-2)
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, virus cacar air tetap “tidur” dalam tubuh dan bisa aktif kembali jadi herpes zoster. Kenali risiko dan pencegahannya.
Virus varicella-zoster dapat aktif kembali saat sistem kekebalan tubuh melemah. Ketika aktif, virus ini tidak lagi menyebabkan cacar air, melainkan muncul sebagai herpes zoster
Dokter spesialis Vito A. Damay memperingatkan virus cacar air tetap tinggal di saraf dan bisa memicu cacar api saat imunitas turun.
Kenali gejala cacar api (herpes zoster) yang menyakitkan, penyebab virus aktif kembali, serta cara pengobatan efektif untuk mencegah komplikasi saraf.
Survei global GSK mengungkap risiko cacar api pada lansia dengan penyakit kronis. Di Indonesia, biaya rawat inap mencapai Rp10 juta per kasus.
Studi Stanford yang menganalisis data kesehatan di Wales menemukan lansia penerima vaksin shingles memiliki risiko demensia 20% lebih rendah.
Penyakit menular punya peran besar dalam perjalanan manusia. Dalam dunia medis, pakar kesehatan mengukur tingkat penularannya dengan angka reproduksi dasar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved