Waspada Cacar Api, Bukan Sekadar Ruam Biasa

Asha Bening Rembulan
27/4/2026 12:55
Waspada Cacar Api, Bukan Sekadar Ruam Biasa
Ilustrasi(freepik)

HERPES zoster atau yang dikenal dengan cacar api merupakan kondisi yang disebabkan oleh virus varicella zoster yang juga menyebabkan cacar air. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri hebat, rasa terbakar, dan ruam lepuh yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Cacar api dapat terjadi di bagian tubuh mana saja dan biasanya tampak seperti garis tunggal lepuhan yang melingkar. Meskipun penyakit ini tidak mengancam jiwa, tetapi cacar api sangat menyakitkan dan dapat menimbulkan komplikasi neuralgia pascaherpetik.

Penyebab Cacar Api

Setelah menderita cacar air, virus varicella zoster tetap berada dalam tubuh seumur hidup. Virus ini dapat aktif kembali sebagai herpes zoster dan menyebabkan rasa sakit, kesemutan, hingga ruam berupa lepuhan.

Terdapat beberapa faktor lain yang membuat virus cacar api kembali aktif, seperti:

  • Bertambahnya usia
  • Memiliki daya tahan tubuh lemah
  • Mengonsumsi obat-obatan yang menghambat sistem kekebalan tubuh, seperti steroid
  • Mengalami stres berat
  • Mengalami cedera
  • Tidak mendapatkan vaksin varicella 

Orang yang belum pernah terkena cacar air atau tidak mendapatkan vaksin cacar air dapat terinfeksi varicella zoster dari seseorang yang menderita herpes zoster. Biasanya, penularan virus dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan dari lepuhan ruam cacar api dan menghirup partikel virus berasal dari lepuhan.

Pada kasus tertentu, cacar api dapat terjadi pada anak. Selama ruam masih ada, virus varicella zoster dapat menular melalui kontak langsung dengan bintil atau ruam cacar api. Namun, orang yang tertular virus ini biasanya akan mengalami cacar air.

Gejala Cacar Api

  • Cacar api bisanya menyerang sebagian kecil di satu sisi tubuh. Gejala yang dapat terjadi antara lain:
  • Rasa sakit, terbakar, kesemutan
  • Sensitif terhadap sentuhan
  • Ruam merah muncul beberapa hari setelah sakit
  • Lepuhan berisi cairan pecah dan mengering menjadi kerak
  • Gatal

Beberapa orang juga mengalami demam, sakit kepala, dan kelelahan. Namun, pada dasarnya, gejala pertama yang dirasakan penderita cacar air adalah nyeri yang sangat hebat.

Selain itu, ruam yang muncul karena cacar api terlihat melingkari tengah punggung hingga tulang dada mengikuti jalur saraf tempat virus tersebut berada dalam keadaan dorman. Ruam juga dapat terjadi di sekitar salah satu mata, leher, atau wajah.

Pengobatan Cacar Api

Mendapatkan vaksinasi dan segera mencari pengobatan dengan obat antivirus dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko komplikasi. Penderita cacar api juga dapat meredakan gejala cacar api dengan beberapa cara berikut:

  • Berendam atau mandi dengan air dingin
  • Menggunakan kompres dingin pada ruam untuk meredakan nyeri dan gatal
  • Mengonsumsi makanan tinggi vitamin A, B12, C, dan E

Selain itu, pasien cacar api juga dapat mencegah penyebaran virus kepada orang lain dengan menutupi ruam, menghindari menyentuh atau menggaruk ruam. mencuci tangan secara rutin, serta menghindari kontak dengan orang lain sampai ruam sembuh. (Mayo Clinic/Centers for Disease Control and Prevention (CDC)/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya