Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HERPES zoster atau yang lebih dikenal sebagai cacar api bukan sekadar masalah kulit biasa. Penyakit yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella zoster ini ditandai dengan bintil berisi cairan yang disertai rasa nyeri hebat seperti terbakar.
Meski tidak tergolong penyakit yang mengancam jiwa, cacar api dapat memicu komplikasi serius berupa neuralgia pascaherpetik, yaitu nyeri saraf kronis yang bertahan meski ruam sudah sembuh. Oleh karena itu, penanganan cepat sangat diperlukan untuk meminimalisir risiko tersebut.
Virus varicella zoster adalah virus yang sama dengan penyebab cacar air. Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus ini tidak hilang dari tubuh, melainkan menetap dalam kondisi dorman (tidur) di jaringan saraf. Virus dapat "bangun" kembali menjadi cacar api akibat beberapa faktor pemicu:
Penting untuk dicatat bahwa penderita cacar api dapat menularkan virus kepada orang yang belum pernah terkena cacar air melalui kontak langsung dengan cairan lepuhan.
Berbeda dengan cacar air yang menyebar ke seluruh tubuh, cacar api biasanya hanya menyerang satu sisi tubuh (unilateral) mengikuti jalur saraf. Gejala utamanya meliputi:
Intervensi medis dengan obat antivirus dalam 72 jam pertama setelah ruam muncul sangat krusial untuk mempercepat penyembuhan. Selain pengobatan dokter, pasien dapat melakukan perawatan mandiri di rumah:
"Segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan jika ruam muncul di sekitar area mata, karena dapat menyebabkan kerusakan penglihatan permanen jika tidak ditangani dengan tepat." (Mayo Clinic/Alodokter/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved