Tak Sekadar Wacana, BNI Perkuat Peran Perempuan dari Kantor hingga Masyarakat

 Gana Buana
21/4/2026 19:20
Tak Sekadar Wacana, BNI Perkuat Peran Perempuan dari Kantor hingga Masyarakat
BNI menghadirkan kebijakan inklusif dan program pemberdayaan perempuan.(Dok. Antara)

BUKAN sekadar slogan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI benar-benar menunjukkan langkah nyata dalam mendorong kesetaraan gender. Lewat berbagai kebijakan inklusif dan program pemberdayaan, BNI membuka jalan lebih luas bagi perempuan untuk berkembang, baik di dunia kerja maupun di tengah masyarakat.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar. Ia menyebut, BNI terus menghadirkan kebijakan yang memberi kesempatan setara bagi seluruh pegawai tanpa memandang gender.

“BNI percaya perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perusahaan sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional,” ujar Alexandra.

Di lingkungan internal, BNI telah menerapkan berbagai kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi karyawan, khususnya perempuan.

Mulai dari cuti haid, cuti melahirkan, hingga fasilitas daycare dan ruang menyusui di kantor. Tak hanya itu, BNI juga menyediakan Employee Assistance Program (EAP) untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan finansial pegawai, serta menerapkan sistem kerja fleksibel.

Langkah ini menjadi bukti bahwa kesetaraan gender di BNI bukan hanya konsep, tapi sudah diterapkan secara konkret dalam budaya kerja sehari-hari.

Tak berhenti di kebijakan internal, BNI juga menghadirkan Srikandi BNI sebagai wadah strategis untuk mendorong kepemimpinan perempuan.

Melalui inisiatif ini, pegawai perempuan didorong untuk berkembang, berkolaborasi, dan meningkatkan kapabilitas mereka. Tujuannya jelas: membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk menduduki posisi kepemimpinan di berbagai lini organisasi.

Menurut Alexandra, keberagaman dalam kepemimpinan terbukti membawa dampak positif bagi perusahaan.

“Perusahaan dengan kepemimpinan yang beragam cenderung lebih inovatif, memiliki kinerja lebih baik, serta mampu mengambil keputusan yang lebih komprehensif,” jelasnya.

Dampak Lebih Luas ke Masyarakat

Peran Srikandi BNI tidak hanya terbatas di lingkungan perusahaan. Program ini juga diarahkan untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Ke depan, berbagai program pemberdayaan akan difokuskan pada peningkatan kapasitas generasi muda, dukungan kesehatan perempuan, hingga penguatan kemandirian ekonomi perempuan di berbagai daerah.

“Semangat Kartini yang kami usung tidak hanya berhenti di kantor, tetapi juga harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegas Alexandra.

Melalui pendekatan yang terintegrasi antara kebijakan internal dan program sosial, BNI menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat daya saing organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya